Pemerintah Perkuat Dukungan Industri Gim dan Esports Usai Suksesnya M7 MLBB 2026

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkomitmen memperkuat dukungan terhadap industri gim dan esports nasional sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi kreatif.

Langkah ini dilakukan menyusul keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus runner-up ajang kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship 2026.

Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar mengatakan pemerintah tidak hanya melihat perkembangan esports dari sisi popularitas, tetapi juga mendorong penguatan ekosistem industri secara strategis dan berkelanjutan.

"Kami tidak hanya melihat dari sisi perkembangan industri ini secara umum, tetapi bagaimana produk dan ekosistem ini dapat dikembangkan secara lebih strategis dan berkelanjutan," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Irene, perkembangan industri esports di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini didukung oleh jumlah populasi muda yang besar, penetrasi internet yang tinggi, serta ekosistem yang semakin matang mulai dari pengembang gim, penyelenggara turnamen, tim profesional, hingga kreator konten.

Ia menambahkan, rantai nilai tersebut membuka peluang ekonomi yang luas sekaligus berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Penyelenggaraan M7 MLBB di Solo menjadi contoh konkret dampak ekonomi dari event esports berskala global. Dalam kurun waktu satu bulan, ajang tersebut mencatat nilai investasi hampir 4 juta dolar AS serta melibatkan sekitar 2.200 tenaga kerja, mulai dari tenaga keamanan hingga tim operasional acara.

Selain itu, partisipasi internasional juga turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan devisa. Turnamen tersebut diikuti 22 tim dari berbagai negara dengan kehadiran 35 ofisial mancanegara. Penjualan tiket kepada penggemar luar negeri bahkan melampaui 15.000 dolar AS selama periode penjualan.

Irene menegaskan, peran pemerintah bukan untuk mengambil alih bisnis di industri gim, melainkan menjadi fasilitator yang mempertemukan berbagai pihak agar kolaborasi berjalan efektif dan saling menguntungkan.

"Kami memiliki industri gim dan kreator lokal yang perlu terus didorong. Ekosistem pengembang gim di Indonesia terdiri dari berbagai kelompok dengan karakteristik berbeda dan semuanya memiliki potensi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya.

Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri, guna mendukung diplomasi event internasional serta memperluas posisi Indonesia dalam peta industri esports global.

Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional, subsektor gim diharapkan dapat berkembang lebih optimal dan menjadi salah satu pilar baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Galar Pandu Asmoro Tegaskan Lanjutkan Fondasi Latihan Lama usai Ditunjuk sebagai Pelatih Speed Panjat Tebing
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Link Live Streaming Newcastle vs Manchester United, Kick-off Jam 03.15 WIB
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Komdis Spanyol Jatuhkan Skorsing untuk 3 Pemain Real Madrid usai Kalah dari Getafe
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Man City Gagal Tempel Poin Arsenal! Dua Gol Cantik Nottingham Forest Jadi Petaka Pep Guardiola
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Acer Bantah Diperkaya Rp 425 M dalam Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.