Pakar: Penenggelaman Kapal Iran oleh AS Picu Eskalasi Serius, Jalur Energi Dunia Terancam

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Foto yang disediakan Sepahnews milik Garda Revolusi Iran memperlihatkan pasukan berbaris dalam latihan militer Garda Revolusi Iran di Teluk Persia, Senin (16/2/2026). (Sumber: Sepahnews via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV — Penenggelaman kapal perang Iran oleh kapal selam Amerika Serikat dinilai bukan sekadar insiden militer biasa, melainkan bagian dari eskalasi serius dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. 

Pakar geopolitik serta keamanan nasional, Wibawanto Nugroho Widodo menyebut peristiwa tersebut berpotensi memperluas medan konflik hingga Samudra Hindia dan mengancam stabilitas jalur energi global.

Wibawanto mengatakan, serangan torpedo dari kapal selam AS terhadap kapal Iran di perairan internasional merupakan peristiwa yang sangat jarang terjadi dalam sejarah militer modern.

Baca Juga: Eks KSAU: Iran Bisa Balas Lebih Dahsyat Usai Kapal Perangnya Kena Torpedo AS

“Penembakan oleh submarine kepada kapal Iran di international waters ini bukan kejadian taktis saja. Ini eskalasi militer yang sangat serius dan belum pernah terjadi sejak Perang Dunia II,” ujarnya dalam diskusi Kompas Petang, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, insiden tersebut menunjukkan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah berkembang melampaui kawasan Timur Tengah.

Wibawanto menilai lokasi serangan yang berada di kawasan Samudra Hindia membawa implikasi strategis yang luas. 

Wilayah tersebut merupakan jalur penting perdagangan dan distribusi energi dunia.

“Perang ini meluas ke Samudra Hindia. Implikasinya ke Laut Arab, Samudra Hindia, dan jalur energi dunia,” katanya.

Ia menjelaskan kawasan tersebut merupakan salah satu jalur vital perdagangan minyak global sehingga setiap eskalasi militer dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dunia.

Menurut Wibawanto, penenggelaman kapal Iran juga mencerminkan karakter modern naval warfare atau perang laut modern yang melibatkan berbagai domain.

Dalam konflik modern, perang tidak hanya terjadi di laut, tetapi juga mencakup dimensi darat, udara, siber, ruang informasi, hingga sektor energi.

Baca Juga: Detik-Detik Torpedo AS Hantam Kapal Perang Iran di Samudera Hindia, 87 Orang Tewas

Ia menjelaskan kapal selam dipilih sebagai alat serangan karena memiliki sejumlah keunggulan strategis.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kapal Iran ditenggelamkan AS
  • konflik Iran Amerika Serikat
  • eskalasi perang Iran AS
  • jalur energi dunia Selat Hormuz
  • perang laut Samudra Hindia
  • Wibawanto Nugroho Widodo
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantahan Bupati Pekalongan Ditolak Mentah KPK
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Undang Ulama dan Ormas Islam Buka Puasa di Istana Besok
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Soal Rating Fitch, Lelang SUN Sepi Peminat, Net Sell Asing Bayangi Pasar SBN
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Bungkam Brighton, Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terpopuler News Internasional: Amerika Mulai Ciut Ditinggal Sekutu Eropa, Hingga Ajakan Iran Kepada Negara Islam Perangi AS-Israel
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.