Dubes Iran: Hanya Medan Perang yang Akan Tentukan Siapa Kehabisan Amunisi

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menanggapi klaim yang menyebut kemampuan rudal Iran telah melemah.

Ia menilai kekuatan militer suatu negara tidak dapat dipastikan oleh pihak luar, karena hanya situasi di medan perang yang dapat membuktikannya.

“Hanya medan perang yang akan menentukan siapa yang akan habis amunisinya,” kata Boroujerdi di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Ia menegaskan tidak ada pihak yang benar-benar mengetahui jumlah maupun kekuatan rudal yang dimiliki setiap negara.

“Tidak ada yang mengetahui secara persis seberapa kekuatan rudal dan berapa jumlahnya dari setiap negara,” ujarnya.

Boroujerdi menambahkan, Iran tidak hanya memiliki persediaan rudal dan amunisi, tetapi juga jaringan produksi persenjataan konvensional yang tetap aktif.

“Kami bukan hanya memiliki jumlah rudal dan amunisi yang banyak, tetapi pada saat bersamaan, jaringan produksi persenjataan konvensional di negara kami juga berlangsung aktif,” ucap Boroujerdi.

“Presiden Amerika itu hanya ingin menyampaikan cita-citanya saja,” lanjutnya.

Sebelumnya, tentara Israel menyatakan telah melakukan operasi udara terbesar dalam sejarahnya. Mereka mengeklaim mengerahkan 200 jet tempur untuk menyerang sistem rudal dan pertahanan udara Iran di wilayah barat dan tengah negara tersebut.

Operasi itu disebut sebagai “lintas terbang militer terbesar dalam sejarah” angkatan udaranya.

Militer menyebut jet-jet tempur tersebut menjatuhkan ratusan amunisi yang menargetkan sekitar 500 sasaran, termasuk sistem pertahanan udara dan peluncur rudal di berbagai lokasi di Iran, secara bersamaan.

“Serangan terhadap sistem pertahanan tersebut memungkinkan perluasan superioritas udara IAF di wilayah udara Iran, serta secara signifikan melemahkan kemampuan ofensif rezim Iran—khususnya lokasi peluncuran di Iran barat,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir Al Jazeera, Minggu (1/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan, BPJPH Bakal Bentuk UPT di Kalbar
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Polisi Diminta Batasi Pemudik Pakai Motor, Belum Bisa Dilarang
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Ekspor 2.280 Ton Beras untuk Jamaah Haji 2026, Pemerintah Tegaskan Indonesia Masuk Era Baru Swasembada Pangan
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Pekerja Migran di Timteg Aman Hingga 35 Penerbangan Rute Timteg Batal | SAPA MALAM
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Kabareskrim: Penegakan Hukum di Riau Sangat Bagus
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.