Pertamina Optimalkan Kilang dan Sistem Digital Jaga Ketahanan Energi di Seluruh RI

kompas.id
22 jam lalu
Cover Berita

Situasi global yang dinamis membuat penyediaan energi, terutama minyak bumi dan bahan bakar minyak di Indonesia menjadi menantang. Di tengah situasi tersebut, PT Pertamina (Persero) terus memantau secara ketat rantai pasok energi, di tingkat hulu-hilir, antara lain melalui penguatan digitalisasi serta optimalisasi operasional kilang nasional. Itu demi terjaganya ketahanan energi.

Secara terpisah, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli bahan bakar minyak melebihi kebutuhan normal. Hoaks pesan berantai telah memicu masyarakat mengantre BBM di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar umum di Aceh Tengah.

Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (5/3/2026), Bupati Aceh Tengah Haili Yoga memastikan persediaan BBM mencukupi kebutuhan masyarakat. Masyarakat pun agar tak terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Konflik yang melibatkan Iran dengan AS dan Israel telah meluas dan memicu dinamika baru di kawasan Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur utama perdagangan energi global. Selat ini menangani porsi besar pasokan minyak dan gas dunia sehingga gangguan di rute ini berpotensi memengaruhi harga energi dan distribusi minyak mentah secara global.

Dalam konteks tersebut, Indonesia, sebagai negara pengimpor bersih minyak, masih bergantung pada pasokan energi dari negara-negara Timur Tengah. Komoditas itu dipasok melalui Selat Hormuz, menjadikan stabilitas rute ini penting bagi ketahanan pasokan energi nasional.

Eskalasi konflik Israel-AS dengan Iran langsung mendorong kenaikan harga minyak mentah. Mengutip data Trading Economics, harga Brent melonjak dari 70 dolar AS per barel pada 26 Februari 2026 menjadi 81 dolar AS per barel pada 4 Maret 2026, sekaligus menyentuh level tertinggi sejak Juli 2024 akibat meningkatnya risiko gangguan pasokan di Timur Tengah.

Baca JugaLonjakan Harga Minyak Efek Serangan ke Iran Berpotensi Tekan APBN dan Picu Inflasi

Mengantisipasi dampak terhadap ketahanan energi di Indonesia, Pertamina terus memonitor secara ketat pasokan dan distribusi energi di seluruh Indonesia melalui fasilitas berteknologi canggih Pertamina Digital Hub di Jakarta. Sistem tersebut menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian energi Pertamina yang terintegrasi dari hulu-hilir dalam menjaga level cadangan energi tetap konsisten tersedia setiap waktu.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, pemanfaatan teknologi tinggi menjadi salah satu cara Pertamina dalam mengawasi pengelolaan energi secara real time. Pertamina Digital Hub telah terkoneksi dengan seluruh entitas bisnis Pertamina sehingga segala aktivitas dan proses bisnis dapat terpantau saat itu juga.

”Pada fasilitas ini, Pertamina mampu memetakan kondisi pasokan dan cadangan energi di setiap rantai pasok secara kontinu, mulai dari sektor hulu, pengolahan, pengapalan dan pengangkutan, hingga distribusi ke SPBU-SPBU Pertamina. Kami memiliki akses terhadap data dan kamera pengawasan, bahkan pergerakannya setiap detik,” kata Baron.

Di sektor hulu minyak dan gas bumi, operasional Pertamina, kata Baron, dipastikan berjalan sesuai standar. Dengan demikian, target operasional dari masing-masing entitas dapat terjaga.

Baca JugaHarga Minyak Mentah Melambung, Apakah Pemerintah Bakal Menaikkan Harga BBM?

Sementara di sektor hilir, Pertamina mampu memonitor pergerakan kapal pengangkut produk energi ataupun minyak mentah serta proyeksi ke pengadaan produk atau minyak mentah untuk kemudian diolah di enam kilang Pertamina. Optimalisasi operasional kilang dalam negeri terus dilakukan guna mendukung ketahanan energi nasional.

Penggunaan teknologi tinggi juga memudahkan Pertamina dalam memonitor ketersediaan produk di outlet penjualan, seperti BBM di SPBU. Pertamina mampu memonitor awak mobil tangki dalam proses distribusi ke SPBU, hingga memonitor jumlah stok di setiap SPBU.

Di atas level minimum

Baron menambahkan, transformasi digital Pertamina menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Sesuai dengan aturan Pemerintah, Pertamina telah mengamankan cadangan energi nasional di atas level minimum, yakni berkisar 21-23 hari. Bahkan, pada produk tertentu cadangannya hingga 35 hari.

”Acuan cadangan pemerintah menjadi ambang batas pengamanan yang harus selalu dipertahankan. Selama distribusi dan suplai berjalan normal, stok terus mengalami pergerakan sehingga Pertamina terus menjaga cadangan di atas level minimum. Ini menjadi langkah mitigasi risiko dan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi,” ungkapnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah Sumatera bagian utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, seperti melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumbagut.

Baca JugaSeberapa Penting Selat Hormuz bagi Ketahanan Energi Global?

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

”Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (5/3/2026), suasana masyarakat panik atas hoaks cadangan BBM terbatas telah melanda Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU, termasuk di jalur Takengon-Isaq. Kondisi ini memaksa sejumlah personel kepolisian turun ke lokasi guna mengatur arus lalu lintas dan menormalkan pergerakan kendaraan di sekitar area SPBU.

Kekhawatiran masyarakat diduga akibat pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut cadangan stok BBM nasional berada di kisaran 21 hingga 25 hari.

Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Kamis, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak membeli BBM melebihi kebutuhan normal. Ia memastikan persediaan BBM mencukupi kebutuhan masyarakat. Masyarakat pun agar tak terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Secara terpisah, peneliti Alpha Research Database, Ferdy Hasiman, mengatakan, ketahanan energi nasional harus menjadi perhatian serius. Potensi dampak dari memanasnya situasi di Timur Tengah yang berdampak pada ketersediaan energi dalam negeri hendaknya dijadikan pelajaran. Perlu ada strategi yang jelas dan matang, termasuk dalam meningkatkan produksi siap jual (lifting) minyak bumi Indonesia demi meningkatkan ketahanan energi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahfuz Sidik: Iran Berpotensi Alami Tragedi Kemanusiaan Seperti Gaza
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kata Polisi Soal Penahanan Richard Lee
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Dampak Timur Tengah Memanas, Kelompok Wisata Religi Tertahan | KOMPAS MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
• 13 jam lalusuara.com
thumb
KPK Bakal Periksa Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.