Tito Tegaskan Penambahan TKD Tembus Rp10,6. T untuk Percepatan Pemulihan 

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan penambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp10,6 triliun kepada daerah terdampak bencana di Sumatera untuk mempercepat pemulihan.

Penjelasan ini disampaikannya pada Sosialisasi Surat Edaran tentang Penyesuaian TKD Tahun Anggaran (TA) 2026 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi daerah terdampak bencana di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan yang diikuti oleh pemerintah daerah (Pemda) di tiga provinsi terdampak tersebut berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Penambahan TKD ini merupakan realisasi dari usulan Mendagri kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI.

“Kita ingin memperkuat kemampuan keuangan daerah-daerah yang terkena bencana, tiga provinsi bencana Sumatera,” ujarnya.

Presiden Putuskan Penambahan TKD

Ia mengatakan, Presiden memutuskan penambahan tersebut tidak hanya diberikan kepada daerah yang terdampak bencana secara langsung. Namun, penambahan ini diberikan kepada seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Sumut, Sumbar, dan Aceh, termasuk yang tidak terdampak.

“Beliau (Presiden) memutuskan untuk memberikan semua, baik yang terdampak atau tidak se-provinsi, karena dianggap bencana, bencana provinsi,” ujarnya.

Saat ini kebijakan tersebut telah ditindaklanjuti melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Republik Indonesia (RI) Nomor 59 Tahun 2026.

“Dirinya juga telah menerbitkan surat edaran untuk mengatur teknis penggunaannya. Saya berusaha untuk mempermudah rekan-rekan eksekutif kepala daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Presiden meminta agar anggaran tambahan tersebut betul-betul digunakan untuk mempercepat pemulihan bencana.

Bagi daerah yang tidak terdampak bencana, lanjut ia mengatakan, anggaran ini dapat digunakan untuk mendukung program mitigasi ataupun pencegahan bencana, seperti memperbaiki jembatan atau bendungan yang dianggap rawan terdampak.

“Termasuk juga untuk penanganan tata ruang misalnya, pendidikan latihan untuk penanganan bencana. Bahkan saya juga membuat kesempatan bisa digunakan untuk penanganan inflasi,” jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantuan Atensi Kemensos Dorong Kemandirian Eks Napza dan ODHIV di Aceh
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Israel Lancarkan Serangan di Lembah Bekaa Lebanon, 4 Orang Tewas
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Spot Bengong Favorit teman kumparan Buat Me Time
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Remaja Makassar Tewas Tertembak Polisi, Pelaku Dijerat Hukum dan Kode Etik
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Ledakan Dahsyat yang Rusak 2 Rumah di Sumenep Diduga dari Petasan Rakit
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.