Azerbaijan Tegaskan Berhak Membalas Setelah Iran Melancarkan Serangan Drone

erabaru.net
20 jam lalu
Cover Berita

Negara yang berbatasan langsung dengan Iran itu mengatakan memiliki “hak untuk mengambil langkah yang tepat” sebagai respons

Jack Phillips

EtIndonesia. Azerbaijan pada Kamis (5/3/2026) menuduh rezim Iran melancarkan serangan drone ke wilayahnya yang melukai empat orang, serta memperingatkan akan melakukan pembalasan seiring konflik Timur Tengah semakin meluas.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan menyatakan bahwa pada Kamis “serangan drone telah dilakukan” di Republik Otonom Nakhchivan—wilayah eksklave yang terkurung daratan dan berbatasan dengan Armenia, Turkiye, dan Iran—yang berasal dari Iran.

Salah satu drone menghantam bangunan bandara di wilayah otonom tersebut, sementara drone lainnya jatuh di dekat gedung sekolah di sebuah desa, kata kementerian Luar Negeri Azerbaijan.

“Kami dengan keras mengutuk serangan drone ini … yang menyebabkan kerusakan pada bangunan bandara dan melukai dua warga sipil,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Pemerintah Azerbaijan menambahkan bahwa rezim Iran harus memberikan “penjelasan yang jelas mengenai insiden ini” serta melakukan penyelidikan.

Kementerian itu juga memperingatkan bahwa Azerbaijan “berhak mengambil langkah balasan yang sesuai”, seraya menambahkan bahwa duta besar Iran untuk Azerbaijan telah dipanggil dan akan menerima “protes keras” dari pihak Baku.

Belum jelas apakah serangan tersebut dilakukan secara sengaja atau merupakan kecelakaan.

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, dalam pernyataan terpisah menuduh Iran melakukan “tindakan teror dan agresi yang tidak berdasar”, serta mengatakan bahwa militernya telah diperintahkan untuk bersiap dan melaksanakan langkah pembalasan. Negara yang berbatasan dengan Laut Kaspia itu juga menghentikan lalu lintas truk di sepanjang lebih dari 400 mil perbatasannya dengan Iran.

“Kami tidak akan menoleransi tindakan teror dan agresi tanpa dasar yang dilakukan terhadap Azerbaijan,” kata Aliyev dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Azertac.
“Iran harus memberikan penjelasan kepada pihak Azerbaijan, menyampaikan permintaan maaf, dan mereka yang melakukan tindakan teroris ini harus dimintai pertanggungjawaban secara pidana.”

Para pejabat Iran membantah bahwa negara itu meluncurkan drone ke wilayah Azerbaijan. Iran juga berulang kali menyangkal menargetkan infrastruktur minyak dan sasaran sipil lainnya dalam perang yang sedang berlangsung, meskipun serangan drone dan misilnya dilaporkan menghantam lokasi-lokasi tersebut.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh media pemerintah Tasnim News Agency, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan bahwa pemerintah Iran “tidak menargetkan negara-negara tetangga” terkait tuduhan yang dilontarkan Azerbaijan. Ia menambahkan bahwa insiden di Republik Otonom Nakhchivan harus diselidiki.

“Kami telah menyatakan sejak awal bahwa jika ada pangkalan militer di kawasan ini yang digunakan untuk menyerang Iran, maka kami akan menargetkannya. Itulah kebijakan kami,” kata wakil menteri luar negeri tersebut pada Kamis.

Insiden ini terjadi ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan militer dan kepemimpinan Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei pada akhir pekan lalu. Khamenei memimpin negara itu sejak 1989 hingga kematiannya.

Iran kemudian membalas dengan menembakkan misil dan drone ke Israel, aset militer Amerika, serta sejumlah negara tetangga. Pada Rabu, pemerintah Turkiye mengatakan bahwa sistem pertahanan NATO mencegat sebuah misil di dekat wilayahnya, meskipun Pentagon mengisyaratkan bahwa insiden itu kemungkinan tidak cukup untuk memicu Pasal 5 NATO tentang pertahanan bersama.

Dalam beberapa tahun terakhir, Azerbaijan semakin mempererat hubungan dengan Israel dan Amerika Serikat, sementara pengaruh Iran di kawasan Kaukasus Selatan terus melemah. Tahun lalu, Presiden AS Donald Trump menjamu Aliyev dan sejumlah pejabat tinggi lainnya di Gedung Putih dalam pertemuan puncak tiga pihak dengan Armenia.

Associated Press turut berkontribusi dalam laporan ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hujan Lebat Disertai Petir Masih Berpotensi Landa Sebagian Jatim Hari Ini
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wahana Honda Bikin Posko Mudik, Bisa Santai Sambil Servis Motor
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Jumat Berkah Kurma di Masjid Lautze
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Israel Terus Gempur Lebanon, 123 Orang Tewas
• 16 jam laludetik.com
thumb
Menkeu Purbaya: Jika Minyak 92 Dolar, Defisit APBN Bisa Naik ke 3,6 Persen
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.