PGN Palembang Klaim Pasokan Gas Aman, Tak Terganggu Konflik Timur Tengah

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PALEMBANG — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengklaim bahwa ketersediaan pasokan gas bumi untuk pelanggan di Palembang tetap aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas energi. 

Area Head PGN Palembang Braman Setyoko menerangkan pasokan gas yang disalurkan kepada pelanggan di Palembang dan wilayah sekitar merupakan sumber gas konvensional dari pengeboran sumur-sumur domestik. 

Dengan begitu, menurutnya, distribusi gas di daerah tidak terdampak langsung oleh eskalasi perang di Timur Tengah, yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi global.

“Secara umum untuk Palembang, Sumatra Selatan masih menggunakan sumber gas konvensional dari sumur di Tanah Air sehingga tidak terganggu kondisi perang,” tuturnya, Jumat (6/3/2026). 

Braman mengatakan, kalaupun terdapat tambahan pasokan yang berbentuk liquefied natural gas (LNG), sumbernya juga masih berasal dari dalam negeri, seperti dari LNG di Bontang dan wilayah Papua.  

“Belum ada LNG yang digunakan PGN itu berasal dari impor. Jadi untuk spesifik pelanggan PGN di Sumsel belum ada 'hilal' untuk gangguan [pasokan],” imbuhnya. 

Baca Juga

  • Penugasan Pipa WNTS ke Pemping Kembali ke PGN, Batam Disiapkan Jadi Kota Energi
  • Pasokan Gas Industri Jatim Seret, PGN Ungkap Sebab dan Mitigasinya
  • PEMA dan PGN Sepakat Percepat Hilirisasi Gas di Aceh

Dia juga mengatakan, dengan kondisi saat ini, kebutuhan gas bagi pelanggan di Palembang selama Ramadan dan Idulfitri dipastikan aman dan sangat mencukupi.

Pihaknya juga memproyeksikan stabilitas pasokan gas untuk wilayah Palembang masih terjaga sepanjang tahun 2026, bahkan hingga tahun-tahun berikutnya. 

“Kebutuhan gas untuk Palembang dan sekitarnya dapat terpenuhi 100%. Namun, perlu dicatat, ini bukan [proyeksi] kondisi pasokan energi di Indonesia secara keseluruhan,” tutupnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menaker Imbau Perusahaan Aplikasi Transparan Soal BHR Driver Ojol
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Bocoran Ekspansi Bundamedik (BMHS) 2026: Tambah Robot hingga Kapasitas
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Bareskrim Klaim Mirae Untung Rp 14,5 T dari IPO BEBS, Ini Kata Sekuritas
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prediksi Malut United Vs PSM di BRI Super League: Ancaman 5 Kekalahan Beruntun Pasukan Ramang
• 3 jam lalubola.com
thumb
BNPB Peringatkan Potensi Karhutla Mulai Muncul di Sejumlah Wilayah Indonesia
• 10 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.