Kata Trump Soal Invasi Darat ke Iran: Buang-buang Waktu

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa saat ini akan menjadi "buang-buang waktu" untuk mempertimbangkan pengiriman pasukan darat AS ke Iran. Dia pun menepis peringatan menteri luar negeri Iran bahwa langkah tersebut akan membawa bencana bagi para penyerang.

"Itu buang-buang waktu. Mereka telah kehilangan segalanya. Mereka telah kehilangan angkatan laut mereka. Mereka telah kehilangan semua yang bisa hilang dari mereka," katanya kepada media NBC melalui telepon, dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/3/2026).

Trump menambahkan bahwa pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi bahwa Iran siap untuk invasi darat AS atau Israel adalah "komentar yang sia-sia."

Baca juga: Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS: Jadi Bencana Besar Bagi Mereka!

Trump juga mengindikasikan bahwa ia ingin melihat struktur kepemimpinan Iran disingkirkan dan bahwa "kita ingin masuk dan membersihkan semuanya dengan cepat", ujarnya.

"Kita tidak menginginkan seseorang yang akan membangun kembali selama periode 10 tahun," katanya. Ia menambahkan bahwa ia memiliki usulan untuk pemimpin baru Iran, tetapi menolak untuk menyebutkan nama siapa pun.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia "harus terlibat" dalam penunjukan pemimpin Iran berikutnya setelah serangan AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, ketika konflik dimulai pada hari Sabtu.

Serangan besar-besaran dilaporkan terjadi di Teheran, Iran pada hari Jumat (6/3) setelah Israel mengatakan pihaknya menyerang "infrastruktur rezim" Iran dalam "fase baru" perang yang dilancarkan bersama AS.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengirimkan pesan tegas kepada Amerika Serikat dan Israel di tengah agresi tanpa henti dari musuh-musuh Republik Islam tersebut.

Berbicara dalam wawancara eksklusif dengan NBC News dari Teheran, Iran pada hari Kamis (5/3) waktu setempat, Araghchi dengan tegas menolak anggapan ketakutan terkait potensi invasi darat AS. Dia menekankan kesiapan dan keyakinan Iran dalam mempertahankan kedaulatannya.




(ita/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Makassar untuk Indonesia Timur: Unhas Bangun Pusat Uji Klinis, Harapan Baru Inovasi Obat Nasional
• 10 jam laluterkini.id
thumb
Terobosan Bareskrim di Balik Rp 58 M dari Kasus Judol Kini Masuk Kas Negara
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Hari Ini (6/5) Dibuka Loyo Rp16.920
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Tradisi Unik Ngabuburit di 5 Negara ASEAN
• 2 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.