TABLOIDBINTANG.COM - Aktris asal Tiongkok, Dilraba Dilmurat, dilaporkan sempat terdampar di Dubai selama tiga hari saat hendak menghadiri peragaan busana Dior Fall/Winter 2026 di Paris.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 3 Maret, pihak studio Dilraba mengungkapkan bahwa penerbangannya dibatalkan karena kondisi “force majeure” atau keadaan darurat di luar kendali.
Dalam pernyataan tersebut, timnya juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar. “Dilraba sangat menghargai setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan kalian, tetapi keadaan darurat ini benar-benar di luar dugaan kami. Kami mohon maaf karena telah mengecewakan kalian,” tulis pihak studio.
Mereka juga memastikan kondisi sang aktris baik-baik saja. “Untuk semua penggemar yang peduli padanya, kami ingin memberi tahu bahwa Dilraba saat ini dalam keadaan aman. Artis dan timnya juga saling menjaga satu sama lain. Jadi mohon jangan khawatir.”
Di sisi lain, beberapa penggemar mengklaim bahwa staf Dilraba sempat mengambil penerbangan langsung dan berhasil mendarat di Paris, sementara sang aktris justru dijadwalkan menggunakan penerbangan transit melalui maskapai Emirates.
Pada Rabu (4/3) aktris berusia 33 tahun itu akhirnya muncul dan menenangkan penggemarnya melalui akun Weibo miliknya.
“Saya dan tim dalam keadaan aman, dan perusahaan telah menangani semuanya dengan baik. Mohon jangan khawatir. Saya memohon maaf karena telah membuat Anda sekalian cemas, dan terima kasih atas perhatiannya. Semoga semua orang selalu dalam keadaan aman dan selamat.",” tulis Dilraba.
Berdasarkan alamat IP Weibo miliknya, Dilraba diketahui berada di Malaysia saat mengunggah pesan tersebut.
Penundaan perjalanan ini terjadi di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah. Sejak 28 Februari, banyak penerbangan di wilayah tersebut dibatalkan akibat perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Media Al Jazeera pada 3 Maret melaporkan lebih dari 20.000 penerbangan dari kawasan tersebut telah dibatalkan. Sejumlah hub penerbangan utama di Teluk, termasuk Dubai, bahkan sempat ditutup atau beroperasi secara terbatas, sehingga membuat puluhan ribu penumpang terdampar.




