Bola.com, Jakarta - BRI Super League 2025/2026 tak hanya menghadirkan persaingan ketat di papan klasemen, tetapi juga dinamika kursi kepelatihan. Hingga pekan ke-24, tercatat sudah delapan klub yang melakukan pergantian pelatih dengan berbagai alasan.
Klub-klub yang dimaksud adalah Persebaya Surabaya, Persik Kediri, PSM Makassar, Madura United, Persijap Jepara, PSBS Biak, Persis Solo, dan Semen Padang.
Dari daftar tersebut Semen Padang menjadi yang paling menonjol karena sudah tiga kali berganti nakhoda dalam semusim. Artinya, tim berjuluk Kabau Sirah itu telah memecat dua pelatih sepanjang kompetisi berjalan.
Pada awal musim, Semen Padang ada dibawah komando Eduardo Almeida. Sosok pelatih yang berjasa menyelamatkan Kabau Sirah dari ancaman degradasi BRI Liga 1 2024/2025.
Namun, musim keduanya bersama Semen Padang tidak berjalan sesuai harapan. Dari tujuh laga yang dijalani, Kabau Sirah hanya mampu meraih satu kemenangan, imbang, dan menelan lima kekalahan.
Rentetan hasil kurang memuaskan itu membuat manajemen mengambil keputusan tegas dengan memberhentikan mantan pelatih RANS Nusantara tersebit lebih cepat dari kontraknya.




