Kemenkes Tegur Influencer Ruce Nuenda: Satu Pasien Campak Bisa Tulari 18 Orang!

mediaindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memberikan respons tegas terhadap perilaku influencer Ruce Nuenda yang tetap beraktivitas di ruang publik meski tengah terinfeksi penyakit campak. Kemenkes mengingatkan bahwa campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan paling tinggi di dunia.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa satu orang penderita campak memiliki kemampuan untuk menularkan virus tersebut kepada belasan orang lainnya dalam waktu yang sangat singkat.

Bahaya Penularan Massal

Andi menekankan bahwa penderita campak wajib melakukan isolasi dan membatasi aktivitas di luar rumah hingga dinyatakan benar-benar sembuh total demi melindungi orang lain.

Baca juga : Campak Penyakit Menular Bisa Sebabkan Komplikasi, Imunisasi Kunci Pencegahan

"Campak itu sangat tinggi tingkat penularannya. Dari satu orang bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang," ujar Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang digelar secara daring, Jumat (6/3).

Menurutnya, tindakan keluar rumah saat masa infeksi aktif sangat berisiko menciptakan klaster penularan baru di tempat umum secara bersamaan.

Sentilan untuk Figur Publik

Kemenkes menyayangkan aksi Ruce Nuenda yang justru membagikan momen berolahraga di luar rumah melalui Instagram Story, lengkap dengan foto ruam kemerahan di tangan dan kakinya. Sebagai figur publik, Ruce seharusnya menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

Baca juga : Kasus Campak Melonjak 147 Persen, Waspadai Klaster Baru di 11 Provinsi

"Mestinya sebagai influencer tidak melakukan itu, karena bisa mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat," tegas Andi.

Peringatan bagi Warga yang Berinteraksi

Bagi masyarakat yang merasa sempat bertemu atau berada di lokasi yang sama dengan sang influencer saat ia sakit, Kemenkes meminta untuk segera melakukan pemantauan kesehatan mandiri.

Jika muncul gejala demam yang disertai ruam merah pada kulit, warga diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat. Hal ini krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak yang belum divaksinasi dan ibu hamil yang berisiko tinggi jika terpapar virus campak.

Sebelumnya, unggahan Ruce Nuenda memicu kecaman luas dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut egois dan membahayakan keselamatan publik, mengingat virus campak dapat bertahan di udara (airborne) dalam waktu tertentu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polsek Mampang Sebut Pasutri Zendhy Kusuma dan Evi Santi Rahayu Tersangka Pencurian! Kok Bisa Korban Jadi Tersangka Juga?
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Ojol di Bogor Terima BHR hingga Rp900.000, Ada yang Pakai untuk Bayar Zakat
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Divonis Bebas, Syahdan Gejayan: Penjara Tak Akan Membuat Saya Berhenti Mengatakan Kebenaran!
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Kedua Pandji Pragiwaksono Pekan Depan
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Menko Polkam Minta Pencegahan Karhutla Bukan Sekadar Seremonial
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.