Bantah Tuduhan Anaknya Jual Barang Vina Luciana, Firdha Razak: Saya Bisa Pastikan Dia Berbohong

grid.id
12 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Polemik mengenai tudingan bahwa Rafi Ikhsan menjual barang-barang milik istrinya, Vina Luciana menjadi sorotan publik setelah pernyataan tersebut sempat disampaikan dalam sebuah podcast. Menanggapi hal itu, Firdha Razak akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi langsung kepada media.

Firdha menegaskan bahwa cerita yang beredar tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Ia bahkan menyebut pernyataan yang disampaikan dalam podcast tersebut sebagai kebohongan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Polda Metro Jaya pada Kamis (5/3/2026), Firdha menyinggung bahwa keinginan untuk terkenal seharusnya tidak dilakukan dengan cara menyebarkan cerita yang tidak benar.

"Ya sesuai obsesinya dia, pengin tampil, pengin ngetop ya kan, tapi dengan jalur yang salah ya akhirnya tercapai. Mudah-mudahan obsesinya dia untuk menjadi artis juga bisa ya," ungkap Firdha Razak di Polda Metro Jaya pada Kamis (5/3/2026).

Namun Firdha menilai upaya tersebut justru dilakukan dengan menyampaikan cerita yang tidak sesuai fakta. Ia bahkan menegaskan dirinya siap bertanggung jawab atas tuduhan bahwa cerita tersebut tidak benar.

"Cuma sayangnya kebohongan dia bisa ketakar gitu lho. Apa yang dia ceritakan itu kan yang di podcast itu kan bohong ya," sambungnya.

"Saya bisa pastikan dan saya bisa bertanggung jawab atas apa yang saya ucapkan bahwa dia berbohong," ujar Firdha.

Salah satu pernyataan yang dianggap tidak benar adalah tuduhan bahwa Rafi menjual barang-barang milik Vina. Firdha mengatakan pihaknya memiliki bukti yang menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar.

"Contohnya seperti dia bilang di podcast kalau Rafi menjual barang-barangnya Vina, ya kan? Saya punya bukti dan kita sudah inventariskan barang-barang ini apa barang-barangnya Vina, yang itu enggak benar," ujarnya.

Menurut Firdha, tidak pernah ada penjualan barang milik Vina seperti yang dituduhkan. Ia kemudian menjelaskan bahwa situasi sebenarnya berkaitan dengan rumah kontrakan yang sebelumnya ditempati.

"Saya tidak pernah, kita khususnya Rafi, Rafi tidak menjual barang-barang Vina," ungkapnya.

 

"Tapi karena Rafi harus keluar dari rumah yang katanya Vina dia yang bayar rumah kontrakan itu, yang katanya Vina bayar setiap bulan. Masalahnya itu sudah nunggak berapa bulan. Dia sudah enggak bayar 4 atau 5 bulan," sambungnya.

Karena kontrakan tersebut sudah menunggak beberapa bulan, rumah tersebut akhirnya harus dikosongkan agar bisa ditempati oleh penyewa baru.

Firdha juga menyebut barang-barang yang dipermasalahkan sebenarnya masih ada hingga saat ini. Ia bahkan mengungkapkan sebagian barang tersebut sempat ia perlihatkan melalui media sosial.

"Nah, sudah gitu harus dihuni sama penghuni yang baru. Jadi harus keluar, barang-barangnya diamankan, ditaruh di gudang. Bukan dijual," ujarnya.

"Yang seperti dia bilang kulkas, kulkas itu sepinggang, terus AC itu Rafi, yang dibilang TV enggak ada ya. Terus sama barang-barang printilan lainnya yang sempat kemarin saya posting juga di medsos saya bahwa barang-barangnya dia masih utuh gitu lho. Justru diamankan sama Rafi," sambungnya.

Menurut Firdha, sebagian barang yang dipersoalkan sebenarnya tidak memiliki nilai yang besar karena kondisinya sudah kurang baik. Ia bahkan mengatakan barang-barang tersebut hanya memenuhi ruang di rumahnya.

"Masih utuh, malah kalau misalnya kelamaan di rumah saya mau saya buang saja deh. Soalnya apa? Menuh-menuhin ya kan. Karena enggak ada manfaatnya buat kita juga, udah gitu kita sudah difitnah dibilangnya katanya menjual barangnya," ungkapnya.

Meski begitu, Firdha mengatakan pihaknya tidak ingin langsung membuang barang-barang tersebut. Ia masih mempertimbangkan untuk menyedekahkannya kepada orang lain jika masih ada yang bersedia menerima.

"Tapi kayaknya awalnya kita akan sedekahkan dulu, kita akan tanya dulu mau enggak yang disedekahi. Tapi kalau misalnya enggak bisa ya sudah mau enggak mau," ungkapnya.

Sebelum mengambil keputusan, ia memastikan bahwa semua barang akan didata terlebih dahulu agar tidak menimbulkan polemik baru. Dan dirinya akan meminta Rukun Tetangga (RT) agak mengetahui detail barang-barang yang ada.

"Tapi sebelumnya kita akan inventariskan dulu, dicatat, nanti kita panggil RT untuk sebagai saksi bahwa barang itu memang ada di rumah kita diamankan," ujar Firdha.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bomber B-2 AS Jatuhkan Bom Seberat 1 Ton ke Peluncur Rudal Iran, Serangan Teheran Diklaim Melemah
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Menyatakan AS Akan Pastikan Pemimpin Baru Iran Tidak Mengancam Amerika Serikat dan Negara Tetangga
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Kondisi Vadel Badjideh di Rutan Diungkap Sang Kakak, Disebut Lebih Religius dan Emosinya Kini Lebih Stabil​
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Dinasti Politik dan Bisnis Bupati Pekalongan: Libatkan Suami, Anak hingga Pembantu Rumah Tangga
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Klasemen Sementara BRI Super League 2025/2026: Persaingan 3 Besar Makin Sengit
• 9 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.