Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro), Iwan Takwin, mengungkapkan pembangunan LRT 1B Velodrome-Manggarai direncanakan rampung Agustus 2026 dan mulai diuji coba setelah lebaran.
Hal itu dia sampaikan saat diskusi media di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026). Dia mengatakan sesuai jadwal yang telah dirancang, proyek diestimasikan rampung pada bulan tersebut.
"Terkait dengan keberlanjutan LRT Jakarta, ya benar memang untuk LRT 1B ini kami target sesuai dengan timeline-nya di Agustus, insyaallah itu akan beroperasi secara resmi. Sekarang lagi mulai, habis lebaran kita akan mulai commissioning test-nya," katanya.
Dia menyampaikan secara bersamaan menyelesaikan perizinan operasional yang diterbitkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Proyek yang digarap oleh Jakpro juga sedang menyusun masterplan dengan basis kajian pelayanan.
Iwan menuturkan pihaknya tengah memaksimalkan integrasi moda transportasi LRT dengan fasilitas lainnya sehingga pengguna tidak perlu repot ketika ingin ke lokasi lain menggunakan transportasi umum.
"Kemudian bagaimana semaksimal mungkin jaringan ini bisa terintegrasi dengan moda lain. Jadi konektivitasnya, mobilitas warga Jakarta itu benar-benar terlayani dengan sempurna. Nah dari situ kemudian kajian itu kami olah sehingga prioritas-prioritas mana yang kemudian bisa kita bangun untuk menguatkan bangkitan-bangkitan penumpang dan pelayanan LRT itu sendiri," jelasnya.
Baca Juga
- LRT Jabodebek Bagikan 3.150 Paket Takjil di 14 Stasiun Selama Ramadan
- Pemprov DKI Gratiskan TJ, MRT, dan LRT Jakarta saat Idulfitri 2026
- LRT: Penumpang Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB
Iwan turut menjelaskan proyek rel LRT 2A yang menghubungkan ke Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan 2B ke Halim Perdanakusuma. Dia menyebut telah mengantongi izin dari Kemenhub sejak tahun lalu.
Namun, pihaknya sedang memutar otak meraup pendapatan agar proyek berjalan maksimal di tengah pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) Pemprov DKI Jakarta.
Lalu, pihaknya masih melakukan kajian untuk menetapkan skala prioritas pembangunan LRT 2A dan 2B yang kemudian diajukan kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Meski begitu, dia menyebut kemungkinan proyek yang diprioritaskan adalah rute 2A yang menghubungkan ke JIS. Sebab, stadion itu menjadi salah satu ikon Jakarta.
"Karena JIS menjadi satu ikon baru atau landmark baru di sisi utara, sehingga itu menjadi bisa menjadi trigger bangkitan-bangkitan ekonomi baru di sisi utara. Di mana dengan mudahnya kemudian mobilitas warga Jakarta dari pusat, selatan menuju ke utara itu terkoneksi dengan waktu yang lebih singkat dibanding sebelumnya. Nah itu terus kami godok. Jadi mohon ditunggu, bersabar," tandasnya.





