Pantau - Jajaran Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) memperkenalkan seragam baru kepada publik dalam perayaan HUT ke-65 Kostrad yang digelar di Markas Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat, 6 Maret 2026.
Seragam baru tersebut diperlihatkan dalam rangkaian upacara peringatan HUT Kostrad yang berlangsung di Lapangan Markas Divisi I Kostrad.
Berdasarkan pantauan di lokasi, seragam baru yang dikenakan prajurit Kostrad memiliki corak hijau gelap menyerupai daun laurel.
Corak tersebut berbeda dengan seragam prajurit Mabes TNI yang umumnya berwarna hijau dengan sedikit nuansa coklat.
Berdasarkan siaran pers resmi dari Penerangan Kostrad, pemilihan warna hijau daun laurel dimaksudkan untuk menampilkan kesan ketangguhan pasukan Kostrad.
Dalam siaran pers tersebut dijelaskan, "Prajurit Kostrad juga mengenakan PDL Kostrad terbaru dengan corak daun laurel, yang melambangkan kehormatan, ketangguhan, kemenangan, dan prestasi. Hal tersebut menjadi simbol semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa demi mendukung pembangunan nasional," ungkap keterangan resmi tersebut.
Kehadiran seragam baru ini diharapkan dapat menambah semangat prajurit Kostrad dalam menjalankan tugas memperkuat pertahanan negara.
Upacara Dipimpin Panglima TNIDalam upacara peringatan HUT Kostrad ke-65 tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto hadir sebagai pembina upacara.
Panglima TNI memimpin sekitar 1.500 pasukan yang mengikuti jalannya upacara di lapangan.
Upacara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi militer.
Pejabat yang hadir antara lain Kepala Staf TNI AD, Kepala Staf TNI AU, Panglima Komando Pasukan Khusus, Panglima Korps Marinir, serta Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
Demonstrasi Bela Diri hingga Defile PasukanSetelah upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan bela diri para prajurit Kostrad.
Prajurit menampilkan kemampuan silat militer sebagai salah satu keterampilan tempur.
Selain silat militer, prajurit juga memperagakan teknik bela diri menggunakan toya.
Aksi ilmu debus turut ditampilkan sebagai bagian dari demonstrasi kemampuan fisik dan mental prajurit.
Kostrad juga memperlihatkan kemampuan bela diri prajurit wanita melalui simulasi perkelahian satu orang melawan lima musuh.
Setelah demonstrasi bela diri, kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan Kostrad.
Defile tersebut melibatkan pasukan dari lima Satuan Tingkat Batalyon (STY).
Total pasukan yang mengikuti defile mencapai sekitar 1.500 orang.
Rangkaian kegiatan perayaan HUT Kostrad ke-65 kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama.
Acara buka puasa bersama tersebut dihadiri jajaran pejabat serta sekitar 400 anak yatim.




