jpnn.com - JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan telah mulai disalurkan kepada para penerima manfaat.
Perkembangan realisasi pembayaran THR 2026 per 6 Maret, sudah tersalurkan Rp 3 triliun untuk 631.000 pegawai dari total 2,2 juta ASN.
BACA JUGA: Terbit PMK 13 Nomor 2026, Pemda Ini Belum Pastikan PPPK Penuh Waktu Terima THR 2026
Adapun THR pensiunan yang telah disalurkan sejumlah Rp 11,4 triliun untuk 3.568.570 pensiunan, atau setara 93,55 persen.
Sementara itu, realisasi THR bagi ASN Daerah sudah mencapai Rp127,6 miliar untuk 16.848 Pegawai, yang telah dilakukan oleh 3 pemda dari 546 pemda.
BACA JUGA: PPPK Paruh Waktu Jangan Terlalu Berharap Biar Enggak Kecewa Berat
Menkeu Purbaya memperkirakan seluruh tahapan penyaluran THR ASN 2026 akan rampung dalam waktu dekat.
Dia memproyeksikan seluruh instansi akan menyelesaikan kewajiban pembayaran THR pada pekan depan.
BACA JUGA: Kabar Baik untuk Seluruh Guru PPPK Paruh Waktu, Semoga Menkeu Setuju
"Mungkin seminggu ke depan. Sebagian besar sudah keluar, kan sekarang. Kalau instansinya belum minta, ya belum dicairkan, belum keluar, tetapi mereka sudah bisa mencairkan sejak pagi ini," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (6/3)
Menkeu Purbaya mencatat progres pembayaran THR ASN di lingkup pemerintah daerah masih tergolong minim jika dibandingkan dengan istansi pusat maupun yang untuk pensiunan.
Purbaya menegaskan pada prinsipnya seluruh anggaran THR sudah siap untuk dikucurkan.
Dia menekankan kecepatan pencairan dana kini bergantung pada inisiatif masing-masing instansi dan daerah.
"Jadi seperti itu, tetapi siap semua tinggal berapa cepat mereka mencairkan itu," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




