Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65), di Kota Bekasi, Jawa Barat, kini mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Penyelidikan terus diperluas dengan melibatkan tim gabungan, termasuk dari Bareskrim Polri.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Perumahan Komplek Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jati Bening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026). Ermanto ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban aksi perampokan di rumahnya sendiri.
Kepolisian memastikan hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.
Bareskrim Polri Turun TanganKasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, mengungkapkan bahwa saat ini penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai satuan kepolisian.
Tim yang terlibat antara lain berasal dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, serta Polres Metro Bekasi Kota.
“Untuk saat ini tim gabungan dari Bareskrim, Polda, dan Polres masih melakukan penyelidikan,” ujar Suparyono kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).
Selain itu, jajaran Polsek Pondok Gede juga terus melakukan berbagai langkah penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik kasus tersebut.
“Polsek Pondok Gede juga masih bekerja untuk mengungkap peristiwa ini agar menjadi terang,” tambahnya.
Keterlibatan berbagai satuan kepolisian ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menuntaskan kasus yang menewaskan seorang warga lanjut usia tersebut.
Korban Dikenal sebagai Aktivis Pekerja PelabuhanErmanto Usman diketahui merupakan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT). Selain itu, korban juga memiliki rekam jejak sebagai aktivis pekerja pelabuhan semasa masih aktif bekerja.
Kabar meninggalnya Ermanto pun mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Semoga pelaku segera dapat ditangkap,” kata Budi kepada wartawan.
Namun demikian, kepolisian menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengumpulkan fakta serta memburu pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Istri Korban Masih Dalam Kondisi KritisDalam peristiwa yang sama, istri korban berinisial P (60) juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia dilaporkan mengalami luka serius dan sempat berada dalam kondisi kritis.




