JAKARTA, DISWAY.ID – Dalam sebuah unggahan video, jurnalis India menyampaikan bagaimana rapuhnya bungker Israel.
Menurutnya, bunker yang digadang-gadang oleh Israel mampu memberikan perlindungan bagi warganya atas serangan Iran ternyata tidak banyak membantu.
Hal itu Braj Mohan Singh yang merupakan wartawan India dari Sadhna News mengungkapkan pengalamnya saat berada di Israel selama beberapa hari tepatnya dari 28 February hingga 6 Maret.
Dala video tersebut, Braj Mohan Singh menyampaikan jika saat datangnya sebuah rudal, tidak akan melihat apakah dia India atau Israel.
BACA JUGA:Bombastis! Serangan Israel-AS ke Iran Telan 1 Miliar Dolar AS per Hari
BACA JUGA:FPI Minta Indonesia Keluar dari BoP, Habib Hanif Al Attas Singgung Israel yang Suka Berkhianat
Menurutnya selama di Israel dirinya mendapatkan perlakuan rasis dari warga Israel.
“Itu hanya retorika bahwa bunker melindungi Anda,” ungkapnya.
“Saya melihat orang-orang meninggal di bunker sedalam 100 kaki, dan mereka (orang Israel) tidak memberi tahu Anda fakta sebenarnya”.
“Kebebasan pers di India jauh lebih baik daripada di Israel. Kami berterima kasih kepada pemerintah India, karena mereka memberikan detail”.
BACA JUGA:Cerita Rano Karno Umrah di Tengah Perang Israel-AS vs Iran: 38 Ribu Jemaah Indonesia Tertahan Tak Bisa Pulang
BACA JUGA:Harga BBM Bakal Naik Imbas Konflik Iran-Israel? Ini Kata Pemerintah
“Di Israel, pemerintah sama sekali tidak memberi tahu Anda apa pun. Anda tidak dapat merekam mayat, dan Anda tidak dapat mengunjungi rumah sakit”.
“Ketika suatu insiden terjadi, kami tidak diberi detail lokasinya. Keesokan harinya, ketika kami mengunjungi lokasi tersebut, kami diberitahu, "Hanya ada satu korban jiwa”.
“Tetapi seorang warga setempat memberi tahu kami, "Ada empat rumah, dan semua orang meninggal," yang menunjukkan bahwa terjadi insiden besar”.
- 1
- 2
- »





