Penulis: Kholif Huda Arrasyid
TVRINews, Tanjungpinang
Ekspor produk perikanan dari Kepulauan Riau kembali dilakukan melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah dengan pengiriman ikan fillet kakap anggoli tanpa tulang ke Australia.
Pelepasan ekspor tersebut dilaksanakan oleh PT Bintan Intan Gemilang dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Riau, Dewi Kumala Sari Ansar, bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan instansi vertikal terkait.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 800 kilogram fillet kakap anggoli tanpa tulang dikirim ke Australia yang menjadi salah satu pasar ekspor potensial bagi produk perikanan dari perairan Kepulauan Riau.
CEO PT Bintan Intan Gemilang, Dinaria Xu, mengungkapkan bahwa ekspor fillet kakap anggoli ke Australia telah dilakukan beberapa kali sebelumnya. Produk tersebut merupakan hasil tangkapan nelayan lokal di wilayah perairan Kepulauan Riau.
“Ekspor ikan fillet kakap anggoli ke Australia sudah dilakukan sekitar empat hingga lima kali, dan produk ini merupakan hasil tangkapan nelayan lokal dari perairan Kepulauan Riau,” ujar Dinaria, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan frekuensi pengiriman ekspor sangat bergantung pada musim tangkapan nelayan, ketersediaan ikan, serta permintaan pasar internasional dan kondisi ekonomi global.
Menurutnya, pengiriman ke Australia dilakukan karena negara tersebut memiliki permintaan yang cukup tinggi terhadap ikan kakap anggoli yang menjadi salah satu produk favorit di pasar tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Riau, Dewi Kumala Sari Ansar, mengapresiasi upaya perusahaan dalam menghimpun hasil tangkapan nelayan lokal untuk memenuhi kebutuhan ekspor.
“Ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada tahun 2025 tercatat sebagai yang terbaik di wilayah Sumatera dan menempati peringkat ketiga secara nasional.
Dewi berharap kegiatan ekspor produk perikanan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi daerah serta kesejahteraan nelayan lokal.
Editor: Redaktur TVRINews





