Ibu kota Lebanon, Beirut, diguncang oleh serangkaian ledakan besar yang dipicu oleh serangan udara militer Israel pada Jumat malam hingga Sabtu pagi waktu setempat. Serangan tersebut dilaporkan menghantam wilayah pinggiran selatan kota yang diklaim merupakan benteng pertahanan kelompok Hizbullah.
Ledakan yang terjadi sebanyak dua kali ini mengakibatkan kepulan asap tebal yang menyelimuti bangunan-bangunan tinggi di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: PM Lebanon Peringatkan Bencana Kemanusiaan akibat Serangan Israel
Meskipun pihak Israel mengklaim target serangan adalah basis kekuatan Hizbullah, lokasi tersebut diketahui juga merupakan kawasan pemukiman padat yang dihuni oleh ratusan ribu warga sipil.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Lebanon, sedikitnya 217 warga dilaporkan tewas dan lebih dari 700 orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.




