Banjir di Cipinang Melayu Capai 1,5 Meter

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tinggi air banjir di permukiman warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur mencapai 1,5 meter pada Ahadpagi, akibat luapan Kali Sunter dan hujan deras sejak Sabtu (7/3) malam.

"Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter (cm)," kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo di lokasi banjir, Ahad. Tinggi banjir 150 cm ini, katanya, hasil peningkatan dari sejak Sabtu (7/3) malam hingga pagi ini.

Baca Juga
  • Daftar 39 RT dan 13 Ruas Jalan di Jakarta yang Tergenang Banjir Pagi Ini
  • Banjir Rendam Puluhan Rumah di Situbondo Akibat Luapan Sungai
  • Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga di Cilegon

"Untuk banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu (7/3) pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari, air naik sangat cepat," jelas Subagyo.

Subagyo menyebut, banjir paling parah terjadi pada wilayah bantaran kali. Beberapa RT terdampak cukup serius dengan ketinggian air mendekati dua meter.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sedikitnya, lanjut dia, enam rukun tetangga (RT) di RW 04 terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai 1,5 meter. Adapun RT yang terdampak genangan di RW 04 Cipinang Melayu meliputi RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 7.

Menurut Subagyo, wilayah tersebut memang kerap terdampak saat banjir terjadi. "Itu langganan, kalau banjir pasti mereka terdampak dan ini hanya terjadi di satu RW saja, yaitu RW 4. Tapi untuk tahun ini, ini pertama kalinya kita mengalami banjir," ucap Subagyo.

Terkait bantuan dari pemerintah, Subagyo menyebut hingga kini belum ada bantuan yang masuk ke lokasi. Biasanya, bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan warga terdampak dilakukan, terutama jika sudah ada warga yang mengungsi.

Hingga saat ini, warga RW 04 Cipinang Melayu masih bersiaga dan berharap air segera surut, sementara para pengurus wilayah di daerah itu, terus memantau perkembangan ketinggian air dan kesiapan lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian DKI Jakarta hujan ringan hingga disertai petir pada Minggu pagi hingga malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta, terendam banjir akibat hujan deras di wilayah tersebut.

"Banjir terjadi akibat hujan deras di Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) sampai dengan Minggu," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Senin, 9 Maret 2026: Aries Dapat Peluang Baru, Libra Diminta Lebih Bijak Soal Perasaan
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bareskrim Periksa Pandji Pragiwaksono di Kasus Toraja Hari Ini
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Emiten Properti Hermanto Tanoko, Tanrise (RISE) Genjot Ekspansi Awal 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 9 Maret 2026 Merosot Rp55.000, Sekarang Harganya Jadi Rp3.004.000 per Gram
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Pro Kontra Rencana Purbaya Tambah Dana ke Himbara
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.