Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Phillip Taula di kantor Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama kebudayaan antara kedua negara melalui rencana penyusunan nota kesepahaman.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dubes Phillip Taula beserta jajaran Kedutaan Besar Selandia Baru. Ia menilai hubungan bilateral kedua negara memiliki potensi besar untuk diperluas, khususnya di bidang kebudayaan.
Menurutnya, kerja sama budaya yang dapat dikembangkan mencakup berbagai sektor, seperti industri film, seni pertunjukan, penelitian kebudayaan, festival buku, hingga penguatan pengelolaan warisan budaya dan museum. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang program residensi seniman sebagai ruang pertukaran gagasan dan interaksi budaya.
Fadli Zon juga memaparkan sejumlah inisiatif yang telah dilakukan Indonesia dalam memperkuat diplomasi budaya di tingkat global. Beberapa di antaranya melalui penyelenggaraan forum internasional seperti Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) dan CHANDI yang digelar pada 2025.
Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan Selandia Baru, termasuk kemungkinan pengajuan bersama unsur warisan budaya ke tingkat internasional sebagai bentuk pelindungan nilai-nilai budaya kedua negara.
“Kami melihat banyak peluang kerja sama budaya yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Selandia Baru, mulai dari industri kreatif hingga pelestarian warisan budaya,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis, Minggu, 8 Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, Phillip Taula menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan Indonesia. Ia menegaskan pemerintah Selandia Baru terbuka untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, termasuk melalui kolaborasi di bidang kebudayaan.
“Kami terbuka untuk mendengarkan ide dari pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, tentang kerja sama budaya yang bisa dilakukan. Kita bisa melihat juga kesamaan yang dimiliki Indonesia dan Selandia Baru,”ungkap Phillip Taula.
Ia menambahkan bahwa kedua negara memiliki sejumlah kesamaan dalam praktik budaya dan tradisi, mulai dari kuliner, seni, hingga ekspresi budaya masyarakat. Kesamaan tersebut dinilai dapat menjadi landasan kuat untuk mempererat hubungan serta meningkatkan pemahaman antar masyarakat kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon turut didampingi Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti serta Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan Masyithoh Annisa Ramadhani Alkatiri.
Melalui dialog tersebut, Indonesia dan Selandia Baru sepakat untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama konkret di bidang kebudayaan. Pemerintah Selandia Baru juga menyambut baik rencana penyusunan nota kesepahaman yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja sama budaya yang berkelanjutan di masa depan.
Editor: Redaksi TVRINews





