Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk terus mengambil langkah strategis di kancah internasional guna meredam ketegangan geopolitik dunia. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di berbagai kawasan, MUI menekankan pentingnya peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian yang berkeadilan.
“MUI mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk terus memainkan peran aktif dan konstruktif dalam diplomasi internasional guna mendorong terciptanya perdamaian yang berkeadilan,” ujar Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, dalam keterangannya pada Minggu, 8 Maret 2026.
Selain menyoroti peran diplomasi, MUI juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas banyaknya korban dari kalangan sipil serta kerusakan infrastruktur publik akibat konflik bersenjata yang terus meluas.
“MUI menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban masyarakat sipil serta kerusakan fasilitas publik sebagai dampak meningkatnya eskalasi konflik,” kata KH Anwar Iskandar.
Bagi MUI, stabilitas global hanya dapat dicapai apabila seluruh negara di dunia berkomitmen penuh untuk menghormati kedaulatan negara lain. Prinsip ini dianggap sebagai fondasi fundamental dalam tatanan dunia yang damai.
“MUI menghargai dan mendukung komitmen seluruh negara di dunia untuk senantiasa menjunjung tinggi prinsip penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara lain sebagai fondasi penting bagi terwujudnya stabilitas dan perdamaian dunia,” ujarnya.
Lebih lanjut, KH Anwar Iskandar menegaskan bahwa meski setiap negara memiliki hak untuk membela diri, tindakan tersebut tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan moralitas. Ia merujuk pada prinsip dalam ajaran Islam yang melarang keras tindakan melampaui batas.
“MUI mengingatkan bahwa hak membela diri tidak boleh melampaui batas-batas kemanusiaan dan moralitas. Dalam ajaran Islam, tindakan melampaui batas (al-i‘tidā’) dilarang keras,” tegasnya.
Di sisi lain, MUI meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersikap lebih tegas dan proporsional dalam merespons pelanggaran kedaulatan serta pengabaian hukum internasional. Secara internal, MUI juga mengajak umat untuk memperkuat solidaritas antarsesama negara Muslim serta senantiasa waspada terhadap berbagai bentuk provokasi yang dapat memecah belah hubungan antarnegara.
Editor: Redaksi TVRINews




