JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti biaya kesehatan nasional yang saat ini masih banyak digunakan untuk pengobatan atau pendekatan kuratif, bukan pencegahan penyakit.
Hal tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri Festival Jejak Jajanan Nusantara di area Parkir Selatan Barat kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (8/2/2026).
Ia menilai budaya hidup sehat, termasuk olahraga rutin, perlu terus didorong agar pendekatan preventif dapat lebih diutamakan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Biaya kesehatan nasional kita masih banyak pada kuratif bukan preventif. Nanti kalau semangat olahraga ini terus membara dan merata, insya Allah kita akan mengurangi secara signifikan biaya pengobatan kita sehingga kita sehat terus,” kata Cak Imin.
Baca juga: Cak Imin Ajak Masyarakat Tetap Rutin Olahraga Meski Berpuasa
Kata dia, olahraga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan, mulai dari menjaga kesehatan hingga meningkatkan produktivitas.
“Dengan olahraga kita membuktikan sehat itu nambah umur. Sehat itu nambah irit. Sehat itu nambah produktif,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin mengatakan dirinya sengaja ikut berolahraga agar ritme aktivitas fisik tetap terjaga selama bulan Ramadhan.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya semangat masyarakat Indonesia untuk berolahraga.
“Olahraga meskipun puasa tetap semangat. Kita sengaja ikut supaya ritme rutin olahraga tetap jalan. Karena itu kita terus jaga semangat untuk konsisten, tidak pernah berhenti berolahraga,” kata dia.
Baca juga: Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem, Cak Imin Sebut Bansos Hanya Bantalan Sementara
Ia menambahkan, meningkatnya minat masyarakat untuk berolahraga belakangan ini menjadi kabar baik bagi upaya menjaga kesehatan masyarakat.
“Kita bersyukur akhir-akhir ini semangat olahraga teman-teman se-Indonesia sangat bergairah dan bersemangat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga menyelipkan candaan mengenai manfaat olahraga yang dapat membuat tubuh lebih langsing sehingga ukuran pakaian menjadi lebih kecil dan biaya menjadi lebih hemat.
“Teman saya namanya Pak Bambang ini karena olahraga tubuhnya semakin langsing. Dengan langsing maka ukuran bajunya kecil, biayanya lebih murah. Selamat berolahraga, selamat Ngabuburit Run,” kata Cak Imin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




