Volvo Cars Indonesia Yakin Pasar Mobil Premium Masih Menjanjikan

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

GM Sales & Operational Volvo Cars Indonesia, Haryanto Djayaputra optimistis pangsa pasar segmen kendaraan dari merek premium di Tanah Air tetap akan tumbuh. Meski akhir-akhir ini tengah berhadapan dengan pelemahan penjualan pasar domestik.

"Dalam keadaan sekarang memang penjualan sedang turun, tetapi kami yakin ke depannya akan menguat kembali. Untuk tahun 2026 dan 2027 kami melihatnya akan rebound kembali karena kita akan meluncurkan lebih banyak model baru, termasuk juga brand lain," buka Haryanto ditemui di Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Dirinya menampik segmen premium di dalam negeri saat ini mulai terganggu dengan model-model yang menawarkan kesan premium dengan harga lebih murah. Haryanto meyakini penjualan kendaraan mewah tetap ada dengan pertumbuhan pelan tetapi pasti.

"Sebenarnya tidak, ini murni karena kondisi pasar baik dalam negeri maupun secara global. Membuat konsumen jadi wait and see istilahnya, tetapi kami yakin ke depannya akan membaik sehingga penjualan akan kembali seperti yang diharapkan," terangnya.

Coba menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler merek-merek premium konvensional selama beberapa tahun terakhir terlihat alami peningkatan.

Selama 2025, kelas ini menyumbang angka 13.546 unit atau kontribusinya 1,69 persen dari total pasar 803.687 unit. Itu naik 28,6 persen dibanding 2024 dengan capaian 10.534 unit (kontribusi 1,22 persen) dari total pasar keseluruhan 865.723 unit.

Sepanjang tahun lalu, kehadiran merek baru seperti Denza dan XPeng begitu menyokong penjualan segmen premium Tanah Air. Denza langsung bisa meraup penjualan 7.474 unit dan duduk di peringkat pertama, sementara XPeng catatkan angka 894 unit.

Bagaimana Volvo? Jenama Swedia yang baru comeback 2024 kemarin telah menyalurkan modelnya sebanyak 294 unit hingga Desember 2025, kenaikannya lebih dari 50 persen. Bahkan penjualan Denza mampu menyalip perolehan pasar premium keseluruhan pada 2022.

Jumlahnya kala itu hanya 7.213 unit atau kontribusinya cuma 0,69 persen dari total pasar yang masih berada pada angka satu juta unit atau 1.048.040 unit. Selain itu, nama-nama pemain hanya diramaikan oleh Mercedes-Benz, BMW, Lexus, dan Audi.

Volvo perkenalkan sedan listrik ES90 di Indonesia, dijual Rp 2,1 miliar OTR

Melihat peluang itu, Volvo Cars Indonesia mencoba menambah lini produk anyar mereka lewat battery electric vehicle (BEV) berupa sedan ES90. Model ini diharapkan menjadi alternatif pilihan kendaraan elektrifikasi mewah untuk calon konsumen.

"Hari ini kami meluncurkan Volvo ES90 yang merupakan model elektrifikasi flagship terbaru kami. Ini melengkapi model kami yang sudah ada di SUV, dengan adanya sedan bisa menjadi pilihan baru untuk konsumen Indonesia," kata Haryanto.

Volvo ES90 mengusung arsitektur 800 V, sekaligus menerapkan standar keselamatan Volvo yang telah menjadi DNA brand selama puluhan tahun. Menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang lebih lengkap, menggabungkan estetika elegan, performa impresif.

Serta konektivitas dan teknologi digital canggih, sehingga memberikan kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi energi bagi setiap penggunanya. Dibekali baterai 92 kWh, menjanjikan daya tempuh 661 kilometer sekali pengisian daya (WLTP).

Isi dari 10 persen ke 80 persen hanya butuh waktu 22 menit, berkat CCS2 DC Fast Charging hingga 350 kW. Motor listrik penggerak berkekuatan 245 kW atau setara 333 dk dan torsi maksimum 480 Nm, akselerasi puncak 0-100 km/jam tuntas 6,6 detik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Lebih Murah, KAI Gelar Flash Sale Tiket Eksekutif Mulai Rp300 Ribu Hari Ini
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
⁠Perang AS-Israel vs Iran Merembet ke Infrastruktur Energi dan Air
• 17 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga saat Libur Idulfitri 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Lubang di Jalan MT Haryono Muncul Lagi meski Baru Ditambal, Kualitas Tambalan Dikeluhkan
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Mendikdasmen Prihatin Guru Honorer Tergeser, Kebijakan Redistribusi Guru ASN Belum Optimal
• 18 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.