Jakarta, tvOnenews.com - Eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok jelaskan sepaham dengan Mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang selama ini selalu menyebut bahwa akar masalah dari Republik Indonesia adalah korupsi.
"Ya, saya selalu percaya sama Pak Mahfud bilang kan akar semua masalah republik ini satu kata adalah korupsi."
"Cuma itu sebetulnya itu ya akarnya. Eh, jadi kalau kita bilang cari satu kata ya cuma itu," ucap Ahok seperti dikutip dari podcast "Ruang Sahabat" yang ditayangkan di kanal YouTube Mahfud MD Official pada Sabtu (7/3/2026).
Kata Ahok, jika ingin membereskan masalah yang ada di bangsa Indonesia, tidak boleh ada korupsi.
"Jadi kalau kita mau beresin bangsa ini sebenarnya harus dasar tuh enggak boleh ada korupsi," jelas Ahok.
Ahok kemudian mencontohkan beberapa negara maju seperti Singapura, New Zealand, hingga China.
Ahok menilai negara-negara tersebut bisa maju karena pemerintah mereka benar-benar bersih dan melayani masyarakat.
"Saya kira negara yang maju mau Singapura, mau China, mau New Zealand. Semua yang dilakukan itu kalau kita pikir logika aja ya."
"Kita ambil contoh yang orang-orang kecil Singapura, New Zealand deh. New Zealand kan kota yang di pinggir. Cuma lebih banyak dombanya daripada sapi gitu ya."
"Tapi kenapa investasi gitu banyak orang tanam duit? Karena mereka pemerintah itu betul-betul bersih dan melayani," jelas Ahok.
Menurut Ahok, uang tidak mengenal primordialisme.
Primordialisme adalah pandangan atau perasaan menjunjung tinggi ikatan sosial bawaan sejak lahir—seperti suku, ras, agama, adat istiadat, dan daerah kelahiran secara berlebihan.
Karena menurutnya, asalkan hukum bisa jelas diberlakukan dan tidak terjadi korupsi, jalur investasi tetap bisa berjalan.
"Makanya duit itu kan enggak ngenal primordialisme. Kamu hukum jelas, kamu enggak malakin gua terus kamu adil ya saya taruh duit sama Anda," beber Ahok. (aag)




