Jakarta: Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) periode 9-15 Maret 2026 terpantau masih tak berubah. Harga BBM dari seluruh operator mengalami penyesuaian terakhir per 1 Maret 2026.
Berdasarkan laman resmi Pertamina, perusahaan melakukan penyesuaian tarif BBM nonsubsidi. Dalam kebijakan tersebut, sejumlah harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan dan penurunan di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia.
Tak hanya Pertamina, operator lain seperti Shell, BP, dan Vivo juga mengerek harga untuk seluruh jenis BBM mereka mulai 1 Maret 2026.
Harga BBM terbaru
Mengutip dari berbagai sumber, berikut daftar lengkap harga BBM di seluruh operator SPBU.
1. Pertamina
- Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter (tidak berubah).
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter (tidak berubah).
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter (naik Rp500).
- Pertamax Green (RON 95): Rp13.150 per liter (turun Rp350).
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 per liter (turun Rp400).
- Dexlite (CN 51): Rp13.500 per liter (turun Rp1.200).
- Pertamina DEX (CN 53): Rp13.600 per liter (naik Rp450).
- Shell Super naik menjadi Rp12.390 per liter dari Rp12.050 per liter
- Shell V-Power Diesel naik menjadi Rp14.620 per liter dari Rp13.600 per liter.
(SPBU Shell, Pertamina, Vivo, dan BP-AKR. Foto: dok Istimewa)
3. BP Harga BBM pada SPBU BP-AKR juga mengalami kenaikan. Berikut daftar lengkap harga BBM di BP per 1 Maret 2026:
- BP 92 naik dari Rp12.050 per liter menjadi Rp12.390 per liter.
- BP Ultimate naik Rp12.500 per liter menjadi Rp12.920 per liter.
- BP Ultimate Diesel naik dari Rp13.600 per liter menjadi Rp14.620 per liter.
- Revvo 92 dipatok seharga Rp12.390 per liter naik dari sebelumnya Rp12.050 per liter.
- Revvo 95 seharga Rp12.930 per liter naik dari sebelumnya Rp12.500 per liter.
- Diesel Primus Plus seharga Rp14.610 per liter naik dari sebelumnya Rp13.600 per liter.




