Demonstrasi Anti-Perang di AS Diduga Menyimpan Motif Tersembunyi, Media Israel: Ada Bayangan Pengaruh dari Beijing

erabaru.net
17 jam lalu
Cover Berita

Sehubungan demonstrasi anti-perang yang baru-baru ini muncul di Washington, D.C. menentang perang AS-Iran, media Israel melaporkan bahwa di balik aksi tersebut diduga terdapat kekuatan yang didukung oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Amerika Serikat. Kelompok yang terlibat juga disebut merupakan orang-orang yang sama yang memimpin protes anti-Israel dalam beberapa tahun terakhir.

EtIndonesia. Menurut laporan The Jerusalem Post, media Israel Calcalist bersama lembaga pengawas Shomrim merilis hasil investigasi terbaru pada Kamis (5 Maret). Investigasi itu menunjukkan bahwa aksi demonstrasi anti-perang di Washington yang berlangsung akhir pekan lalu setelah pecahnya konflik AS-Iran kemungkinan diorganisir oleh seorang miliarder Amerika berpaham komunis, Neville Roy Singham.

Laporan tersebut menilai bahwa respons cepat terhadap aksi demonstrasi yang terjadi hanya dalam hitungan jam menunjukkan adanya organisasi yang terkoordinasi dan memiliki pendanaan kuat, bukan sekadar gerakan akar rumput spontan.

Jaringan Dukungan Pro-PKT

Investigasi menyebutkan bahwa Singham, yang saat ini tinggal di Shanghai, memainkan peran inti dalam jaringan organisasi yang mendukung gerakan anti-Israel dan menentang kebijakan Amerika Serikat.

Menurut laporan dari Network Contagion Research Institute pada Mei 2024, Singham bersama istrinya Jodie Evans memiliki hubungan yang kompleks dengan berbagai organisasi dalam hal pendanaan, jaringan hubungan, personel, serta ideologi.

Hubungan dengan Organisasi Kiri di AS

Laporan tahun 2025 dari House Committee on Oversight and Government Reform menyatakan bahwa Singham terkait dengan 19 organisasi sayap kiri di Amerika Serikat, termasuk:

Sebelumnya, New York Post melaporkan bahwa The People’s Forum, yang berbasis di New York, memuji revolusi Partai Komunis Tiongkok dan menjadikannya sebagai model yang dipelajari oleh aktivis revolusi kiri di Amerika.

Pada Februari tahun ini, U.S. Department of State juga menyerahkan laporan yang menyatakan bahwa organisasi kiri Code Pink dan The People’s Forum memberikan perlindungan bagi pengaruh PKT di Amerika Serikat.

Dugaan Pendanaan Puluhan Juta Dolar

Pada September tahun lalu, House Committee on Ways and Means mengungkapkan bahwa semakin banyak bukti menunjukkan The People’s Forum, yang terdaftar sebagai organisasi nirlaba, bertindak sebagai agen asing bagi PKT.

Organisasi tersebut diduga menerima setidaknya 20 juta dolar AS dari pasangan Singham, sekaligus menikmati status bebas pajak di Amerika Serikat.

Namun laporan terbaru yang dirilis pada Kamis menyebutkan bahwa tim investigasi telah menghubungi organisasi seperti Code Pink untuk menanyakan hubungan mereka dengan Singham serta alasan mereka tidak mengkritik Iran, tetapi tidak ada tanggapan yang diterima sebelum berita dipublikasikan.

Laporan oleh reporter Wang Ziyi dari NTD Television di Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Bakal Perketat Pemilahan Sampah agar Tak Semua Dikirim ke Bantargebang
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Fakta-Fakta Jasad Wanita Paruh Baya Ditemukan Tinggal Tulang di Depok: Ditaburi Bubuk Kopi hingga Tinggal dengan Suami Siri
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketika Keteguhan Menjadi Masalah
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir 60 Cm Masih Rendam Permukiman Pulo Indah Duri Kosambi
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Korban Longsor TPST Bantargebang: 6 Tewas, 6 Selamat, dan 1 Masih Dicari
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.