JAKARTA, KOMPAS.com - Warga mengungkapkan alasan melempar petasan ke toko yang diduga menjual tramadol di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Aksi tersebut dilakukan karena warga menganggap laporan mereka ke polisi tidak pernah ditanggapi.
Akbar (bukan nama sebenarnya), perekam video pelemparan petasan itu, menyebut warga kesal karena setelah berulang kali melapor terkait adanya penjualan tramadol, tapi belum ada tindak lanjut.
"Kami atas inisiatif sendiri kak menggunakan petasan. Lapor polisi enggak didengar, habis didatangi seminggu kemudian buka lagi. Makanya kami lempari petasan," ucap Akbar saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).
Baca juga: Diduga Jual Tramadol, Toko di Pasar Rebo Dilempari Petasan oleh Warga
Menurut dia, banyak warga mengaku resah dengan dugaan penjualan tramadol di wilayah tersebut. Ia kerap menerima pengaduan dari warga melalui pesan singkat.
"Atas keresahan warga sekitar. Mereka menyampaikan keluh kesah mereka melalui DM. Pas kita lempar petasan, (orang di toko) lari semua," kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya memastikan pihaknya akan menindaklanjuti peristiwa tersebut.
"Kami tindak lanjuti segera," kata Wayan saat dikonfirmasi, Senin.
Ia menegaskan, polisi sebelumnya telah melakukan razia di sejumlah toko yang diduga menjual obat keras.
"Sudah pernah dilakukan razia di toko yang diduga menjual obat-obat keras, namun tidak ditemukan," kata dia.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen, terlihat warga melemparkan petasan ke arah toko yang diduga menjual obat keras tersebut.
Baca juga: 2 Penjual Tramadol Viral di Ciracas Ditangkap, Ribuan Butir Obat Keras Disita
Aksi itu disebut dipicu keresahan warga terhadap peredaran tramadol.
Dari video tersebut, tampak petasan dilempar ke dalam toko. Penjaga toko terlihat bersembunyi dan menjauh saat petasan meledak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang