Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mendukung penuh pondok pesantren melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Beasiswa LPDP.
Hal ini dikarenakan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga nasionalisme sekaligus melahirkan pemimpin bangsa.
Menurutnya, pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan nilai kebangsaan yang telah mengakar sejak sebelum Indonesia merdeka.
Hal tersebut disampaikan Bahlil saat melakukan Safari Ramadan ke Pondok Pesantren Azzainiyyah di Sukabumi, Jawa Barat.
“Sangatlah tidak elok kalau kita memisahkan antara pesantren dan negara karena di dalam pesantren mendidik anak-anak kita tahu agama, tahu ilmu pengetahuan, teknologi, tapi juga nasionalisme. Dan ini ada pada pesantren,” ujar Bahlil, dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
Bahlil tiba di kompleks pesantren pada sore hari dan langsung menunaikan salat Ashar berjamaah bersama para santri dan pengurus pesantren. Setelah itu, ia melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam ulama karismatik KH Zezen ZA Bazul Asyhab yang menjadi tokoh penting di Ponpes Azzainiyyah.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dilakukan Bahlil ke sejumlah pesantren di berbagai daerah.
Dalam kegiatan itu, Bahlil juga didampingi sejumlah pengurus Partai Golkar, di antaranya Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzily, Sarmuji, Puteri Komarudin, Dave Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Dewi Asmara. Bersama para santri, rombongan turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Ponpes Azzainiyyah, serta Mars Partai Golkar.
Di hadapan para santri, Bahlil menekankan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa. Dari lingkungan pesantren, kata dia, lahir banyak ulama, pemimpin masyarakat, serta tokoh bangsa yang menjaga moral dan nilai kebangsaan.
Bahlil yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan bahwa pesantren telah eksis jauh sebelum Indonesia merdeka. Lembaga pendidikan ini telah menjadi bagian penting dalam membangun karakter calon pemimpin bangsa sejak masa penjajahan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada dunia pesantren melalui berbagai program nasional.




