Agensi independen yang menaungi aktivitas solo Lisa BLACKPINK, LLOUD, baru-baru ini merilis pernyataan tegas terkait pelanggaran privasi yang menimpa artisnya. Pernyataan tersebut diunggah melalui akun Instagram Story resmi mereka, @wearelloud.
Dalam unggahan Instagram Story, LLOUD merespons maraknya oknum yang menyalahgunakan rekaman keamanan (CCTV) yang menampilkan pelantun MONEY tersebut. Menurut LLOUD, tindakan tersebut dinilai membahayakan Lisa BLACKPINK.
"Kami menyadari adanya insiden baru-baru ini yang membahayakan hak, privasi, dan keselamatan Lisa," tulis LLOUD.
Parahnya, rekaman CCTV tersebut juga diduga digunakan untuk kepentingan promosi salah satu produk atau layanan. Hal ini tentu telah merugikan Lisa.
"Ini termasuk rekaman kamera keamanan yang dibagikan secara online oleh (oknum) bisnis dan individu yang membuat klaim palsu untuk mengiklankan produk atau layanan mereka," ujarnya.
Lebih lanjut, Agensi dengan tegas memperingatkan publik untuk berhenti menyebarluaskan konten tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menindak tegas para pelaku.
"Kami mendesak semua orang untuk menahan diri dari memperoleh, membagikan, atau terlibat dengan konten semacam itu. LLOUD akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi artis kami," ungkapnya.
Menutup pernyataan resminya, LLOUD memberikan apresiasi kepada para penggemar setia Lisa. LLOUD berterima kasih atas dukungan dan batasan yang selalu dijaga oleh para penggemar sejati.
"Untuk Blinks dan Lilies, terima kasih karena selalu menunjukkan rasa hormat dan perhatian," tutupnya.
Sebelumnya, viral rekaman CCTV Lisa tengah berada di salah satu tempat usaha di Jakarta. Dalam rekaman tersebut, Lisa terlihat tengah menikmati waktu secara santai dan privat dengan temannya.
Alih-alih menjaga privasi, pengelola justru mengunggah rekaman CCTV saat Lisa tengah berada di tempat usahanya. Tindakan ini diduga sengaja dilakukan untuk mendapat perhatian publik.
Para penggemar lantas dibuat geram dengan tindakan tempat usaha tersebut. Mereka mengecam tindakan tersebut karena dianggap tidak beretika dan melanggar hak privasi Lisa.





