Prabowo: Kekuatan Besar Sedang Bertikai, Bisa Seret Bangsa Lain ke Situasi Sulit

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi dunia saat ini tengah diliputi ketegangan akibat persaingan dan konflik antara negara-negara besar. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi menyeret negara lain ke dalam kesulitan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam peresmian 218 jembatan secara virtual, Senin (9/3).

"Saudara-saudara sekalian, kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya pihak-pihak kekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain dalam keadaan yang susah," kata Prabowo.

Apresiasi untuk TNI

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, hingga para komandan wilayah dan Babinsa.

Ia menilai para prajurit telah menunjukkan pengorbanan besar demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

"Sampaikan terima kasih saya sebagai Presidenmu sebagai Panglima tertinggimu terima kasih saya rasa bangga saya rasa hormat saya bahwa saya memimpin tentara yang demikian cintanya semangat berani berkorban segalanya untuk kepentingan bangsa dan rakyat yang kita cintai," kata Prabowo.

Indonesia Diyakini Tetap Kuat

Meski mengingatkan adanya potensi krisis global, Prabowo menyatakan optimistis Indonesia dapat menghadapi tantangan tersebut.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi modal penting untuk menjaga ketahanan nasional.

"Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka setiap hari kita ketemukan terus kekayaan-kekayaan baru kita akan mengalami kesulitan saya tidak akan menutupi itu perkiraan saya kita akan keluar dalam keadaan krisis ini yang lebih kuat makmur lebih mampu berdikari," kata Prabowo.

Target Swasembada Pangan dan Energi

Prabowo juga menyebut Indonesia saat ini telah mencapai swasembada beras dan menargetkan kemandirian pangan serta energi ke depan.

"Kita sangat bersyukur atas karunia yang maha kuasa yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan dalam keadaan harga BBM kita bersyukur bahwa kita swasembada hampir kita capai kita sudah sampai swasembada beras tapi kita sebentar lagi mencapai kebutuhan protein kita," kata Prabowo.

Ia menambahkan, Indonesia juga berupaya memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, termasuk melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.

"Banyak akan mengalami kesulitan minimal kita aman masalah pangan. Bahwa kita nanti mampu kebutuhan BBM kita bukan impor LN bahkan dari tanaman kita kelapa sawit singkong jagung tebu," tutur dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Timur Tengah Mengguncang Penerbangan Global, Terdengar Ledakan di Wilayah Udara Bandara Dubai
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Dukung Pembatasan Medsos, Pramono: Sekarang Banyak Anak-anak Kecanduan Gadget
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terpopuler: 7 Wajah Lama Timnas Indonesia Hilang dari Daftar John Herdman, Bung Ropan Curiga Taktik Shin Tae-yong Dipakai Lagi
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Resmob Polda Sulsel Bekuk Pelaku Penggelapan Mobil di Pangkep | BERUT
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenkes Akan Wajibkan Keberadaan Psikolog Klinis di Puskesmas
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.