Prabowo Sebut Dunia dalam Bahaya: Kekuatan Besar Bertikai, Bisa Menyeret Bangsa Lain

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan dunia kini dalam keadaan yang penuh bahaya menyusul pecahnya konflik di Timur Tengah usai Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

Ia menyebut, kekuatan besar kini sedang bertikai dan berpotensi menyeret negara lain untuk ikut di dalamnya.

Hal ini dikatakannya saat meresmikan 218 jembatan bailey, armco, dan jembatan perintis di seluruh Indonesia secara daring pada Senin (9/3/2026).

"Saudara-saudara sekalian, kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya. Pihak-pihak kekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain ke dalam keadaan yang susah," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo Ungkap Ada yang Anggap Jembatan Tidak Strategis, Cuma Mau Bangun Monumen Besar

Prabowo tidak memungkiri, Indonesia akan turut mengalami kesulitan karena dinamika itu.

Ia tidak ingin menutup-nutupinya dengan menyatakan negara ini tidak akan kesulitan akibat perang Timur Tengah.

"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," beber dia.

Ia justru menekankan semua pihak harus siap mengalami kesulitan. Namun ia memastikan, negara ini punya kekuatan untuk mengatasinya.

Kepala Negara bahkan menyatakan akan memberi taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat untuk memanfaatkan kekuatan itu.

Baca juga: Sebut Perang Picu Kenaikan BBM, Prabowo: Kita Bersyukur Hampir Swasembada Pangan

"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan," ucapnya.

Salah satu yang perlu dikendalikan adalah pemberantasan korupsi agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, sehingga kebutuhan tetap terpenuhi dalam masa sesulit apapun.

Bukan hanya di tingkat pemerintah pusat, korupsi juga harus diberantas di setiap lini.

"Kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang. Kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun," jelas Prabowo.

Lebih lanjut mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini meyakini, Indonesia akan keluar dan bangkit dari krisis dalam keadaan makmur.

Baca juga: Prabowo: Sekarang Saya Tidur Lega, Anak di Desa Tidak Bahaya Nyeberang Sungai

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pasalnya setelah ia mempelajari berbagai data kekayaan negara, ada begitu banyak sumber daya alam baru yang ditemukan.

"Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutup-nutupi itu. Tapi kita punya kekuatan, saya kira perkiraan saya kita akan keluar lebih kuat. Kita akan keluar dari krisis ini dalam keadaan yang lebih kuat dan lebih makmur, lebih produktif, lebih mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita sangat bersyukur atas karunia yang diberikan Yang Maha Kuasa kepada kita," tandas Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: Korban Tewas Jadi Lima, Empat Orang Masih Hilang
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Jalani Pemeriksaan Kedua di Bareskrim terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Fitch Pangkas Outlook Empat Bank Milik Negara jadi Negatif
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Antisipasi Dampak Konflik Timteng, Pariwisata DIY Alihkan Fokus ke Pasar Domestik & Asia
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Sutradara dan Penulis Tunggu Aku Sukses Nanti Ungkap Tantangan dalam Pembuatan Film Keluarga
• 9 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.