Jakarta: Proses pengecekan kelayakan penerima bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pemerintah lainnya kini menjadi lebih mudah.
Cukup dengan memasukkan NIK KTP, masyarakat dapat langsung memantau kategori desil mereka secara daring melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah. Lantas, apa itu desil dan bagaimana cara mengeceknya? Berikut penjelasannya:
Apa itu desil?
Mengutip akun Instagram @dinassosialkablahat, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan mulai dari kelompok rentan hingga sejahtera. Peringkat ini menjadi acuan utama untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial (bansos), termasuk dalam proses pendaftaran sekolah jalur afirmasi (KIPK).
Panduan cek desil secara online
Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk mengecek desil secara daring, diantaranya:
1. Melalui website Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketik 4 huruf yang tertera pada ‘Captcha’. Jika kode tidak jelas klik ikon ‘Refresh’ untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol ‘Cari Data’.
- Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, status bansos, hingga periode pencairan.
- Unduh “Aplikasi Cek Bansos” di PlayStore atau AppStore.
- Buka “Aplikasi Cek Bansos,” melalui smartphone.
- Masuk menggunakan username dan password.
- Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap termasuk NIK.
- Setelah registrasi berhasil, masuk ke menu profil untuk melihat kategori desil.
(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Pembagian kelompok desil
Mengutip laman @pusdatinkesos, penentuan desil turut dinilai dari sejumlah aspek mulai dari kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset hingga situasi ekonomi. Berikut rincian kategori desil yang terbagi ke dalam 10 kelompok:
- Desil 1 (Sangat miskin): Dikategorikan sebagai miskin ekstrem dan menjadi prioritas utama pemerintah dalam menerima program bantuan pemerintah.
- Desil 2 (Miskin): Dikategorikan sebagai miskin dan termasuk sasaran utama bansos pemerintah.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan keuangan.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok dengan kondisi ekonomi yang cukup, namun masih rentan terdampak krisis finansial.
- Desil 5 (Menengah Bawah): Termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil, dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
- Desil 6-10: (Menengah - Sejahtera): Dikategorikan sebagai kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera sehingga tidak menjadi prioritas bansos rutin.
Demikian informasi cara mengecek desil Kementerian Sosial (Kemensos) secara daring. Dengan mengetahui kategori desil, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menerima bantuan pemerintah dan memprioritaskan kelompok rentan yang lebih membutuhkan. (Surya Mahmuda)




