JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tidak akan memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika adanya kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) akibat eskalasi Timur Tengah yang kian memanas.
Ia memastikan anggaran MBG hanya untuk makanan saja, bukan hal-hal yang tidak penting.
BACA JUGA:Pertamina Resmi Operasikan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pasokan BBM dan LPG Dijamin Aman
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi 13 Maret 2026, Sudah Pesan Tiket Belum?
"Kalau MBG kan kita lihat terus dari waktu ke waktu. MBG nggak kita potong anggarannya. Tapi kita pastikan yang dibelanjakan betul-betul efektif dan efisien," katanya saat mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, 9 Maret 2026.
Purbaya menjelaskan bahwa stok BBM sebenarnya masih dalam kondisi aman. Tidak seperti yang dikhawatirkan.
"Setiap saat kita menyetok (BBM) sekian puluh hari. Kalau nggak salah 15 hari lebih ya. Itu stok yang normal, bukan darurat. Ada yang bilang kita tinggal 20 hari lagi Bukan begitu, kalau distok setahun kan rugi. Ada costnya. Jadi strateginya seperti itu. Udah optimal itu," jelasnya.
Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa kenaikan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan beban subsidi energi.
BACA JUGA:IHSG Sesi II Ditutup Merosot, Analis Sebut Dampak Geopolitik Jadi Biang Kerok
Namun demikian, pemerintah belum akan mengambil keputusan terburu-buru. Menurutnya, perkembangan harga minyak masih akan dipantau dalam beberapa waktu ke depan sebelum menentukan langkah kebijakan.
"Akan naik otomatis (BBM subsidi) tapi kan asumsi kita kan setahun penuh. Kalau sekarang USD100 per barel abis itu jatuh ke USD50 per barel rata-ratanya kan bisa sama dengan kemarin," jelasnya.
Oleh kerena itu, Purbaya meminta masyarakat tidak terlalu cepat menyimpulkan dampak kenaikan harga minyak terhadap kondisi fiskal negara.
BACA JUGA:Purnawirawan Polri pun Heran Kenapa Polisi Hobi Tersangkakan Korban
"Jadi jangan terlalu cepat-cepat judge ini judge itu. Kita lihat kondisi seperti apa, nanti setelah sebulan kita prediksi harga minyak seperti apa sehingga kita bisa ngambil kebijakan yang pas," ujarnya.
Meski demikian, Purbaya memastikan hingga saat ini pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga BBM subsidi.
- 1
- 2
- »





