Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan jembatan gantung di berbagai daerah dilakukan untuk menjawab kesulitan masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah terpencil.
Dalam konferensi video dari Jakarta, Senin, Prabowo menyampaikan pembangunan jembatan yang hanya membentang puluhan meter kerap dipandang tidak strategis oleh sebagian pihak.
Namun, pemerintah justru memandang infrastruktur sederhana tersebut sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah. Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil, rakyat kita yang paling jauh, rakyat kita yang paling terpencil," kata Prabowo sebagaimana dikutip dalam tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin sore.
Ia menekankan pembangunan jembatan gantung bertujuan mengatasi berbagai risiko yang selama ini dihadapi masyarakat saat menyeberangi sungai, termasuk oleh anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Sebelum adanya jembatan, kata Prabowo, banyak anak di desa terpencil harus menyeberangi sungai dalam kondisi berbahaya, bahkan kerap tiba di sekolah dengan pakaian basah.
Menurut Prabowo, meski berukuran kecil dan sederhana, jembatan gantung memiliki nilai strategis bagi pemerintah karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah akan terus memprioritaskan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
"Inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," imbuhnya.
Baca juga: Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
Baca juga: Prabowo: Sikap hormat ke semua kekuatan bangsa jaga Indonesia damai
Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya
Dalam konferensi video dari Jakarta, Senin, Prabowo menyampaikan pembangunan jembatan yang hanya membentang puluhan meter kerap dipandang tidak strategis oleh sebagian pihak.
Namun, pemerintah justru memandang infrastruktur sederhana tersebut sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah. Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil, rakyat kita yang paling jauh, rakyat kita yang paling terpencil," kata Prabowo sebagaimana dikutip dalam tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin sore.
Ia menekankan pembangunan jembatan gantung bertujuan mengatasi berbagai risiko yang selama ini dihadapi masyarakat saat menyeberangi sungai, termasuk oleh anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Sebelum adanya jembatan, kata Prabowo, banyak anak di desa terpencil harus menyeberangi sungai dalam kondisi berbahaya, bahkan kerap tiba di sekolah dengan pakaian basah.
Menurut Prabowo, meski berukuran kecil dan sederhana, jembatan gantung memiliki nilai strategis bagi pemerintah karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah akan terus memprioritaskan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
"Inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," imbuhnya.
Baca juga: Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
Baca juga: Prabowo: Sikap hormat ke semua kekuatan bangsa jaga Indonesia damai
Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya





