JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi sudah pindah ke hunian sementara (Huntara) sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran mengatakan, target serupa juga diterapkan untuk pembersihan lumpur di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
"Kita berharap bahwa tren ini akan terus berkurang hingga pelaksanaan Idul Fitri yang akan datang. Untuk target pembersihan lumpur secara keseluruhan sama dengan tadi pengungsi, kami targetkan untuk sebelum pelaksanaan Idul Fitri ini itu semua sudah bersih," kata Amran, dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Adapun saat ini, jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda mencapai 1.872 kepala keluarga (KK).
Baca juga: Bersama Mensos dan Wagub Aceh, Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya
Jumlah itu sejatinya sudah berkurang dari total pengungsi awal yang mencapai 2.178.269.
Dalam dua hari terakhir, jumlah pengungsi juga berkurang sebanyak 428 KK.
Mereka beralih tinggal di hunian sementara (huntara) yang telah disiapkan pemerintah.
Rinciannya, 403 KK di Aceh dari 2.099 KK menjadi 1.675 KK; dan 24 KK di Sumatera Utara (Sumut).
"Kemudian di Provinsi Sumatera Utara dari dua hari yang lalu 201 KK hari ini tinggal 177 KK, ada pengurangan sebanyak 24 KK," ujar Amran.
Sementara itu, untuk pembersihan lumpur, 406 lokasi dari 508 titik terdampak di tiga provinsi sudah rampung 100 persen.
Kini, masih ada 102 titik yang masih dalam tahap pengerjaan.
Ia memastikan, lokasi-lokasi yang sedang dalam pembenahan adalah lokasi kecil yang menjadi akses ke sejumlah jalan.
Baca juga: BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran 2026
Sedangkan, jalan-jalan nasional dan jalan provinsi yang sempat tertutup lumpur kini sudah bersih 100 persen.
"Dari persentase atau progres pembersihan lumpur tinggal sedikit, masih ada waktu dua minggu, mudah-mudahan bisa rampung secara keseluruhan 100 persen sebelum pelaksanaan Idul Fitri," beber dia.