Jalur Pantura Jabar Diprediksi Sepi Pemudik Lebaran 2026, Ada Apa?

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi arus mudik Lebaran 2026 di jalur Pantai Utara (Pantura) akan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya (year on year/yoy). 

Kadishub Jabar Dhani Gumelar mengatakan perubahan pola tersebut dipengaruhi preferensi masyarakat yang cenderung mencoba jalur alternatif saat mudik.

“Mungkin karena pola saja. Kadang masyarakat yang tahun kemarin lewat utara berpikir, ‘Ah coba kita lewat selatan’. Ternyata [jalur] Selatan kosong, jadi dibalik lagi. Jadi preferensi masyarakat itu yang menyebabkan mereka memilih jalur selatan,” katanya, Senin (9/3/2026).

Selain faktor preferensi, keberadaan jalur alternatif baru juga dinilai menjadi salah satu alasan meningkatnya minat pemudik menggunakan jalur selatan.

Hal ini ditambah rencana pengoperasian fungsional ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek 2 Selatan) akan memberikan pilihan baru bagi masyarakat yang berangkat dari wilayah Jabodetabek menuju Bandung dan sekitarnya.

“Sekarang ada pilihan tambahan di selatan, karena jalan Tol Japek 2 yang sedang dibangun itu akan difungsionalkan. Itu bisa menjadi alternatif,” katanya.

Baca Juga

  • Mudik Lebaran 2026, Bandara Ngurah Rai Bakal Layani 1,1 juta Penumpang
  • Jatim Jadi Kota Tujuan Favorit Mudik Lebaran 2026, Bandara Juanda Bersiap Penuh
  • Polda Metro Kerahkan 6.800 Personel untuk Kawal Mudik Lebaran 2026

Keberadaan ruas tol tersebut memungkinkan pemudik dari wilayah Bogor, Bekasi, dan sekitarnya memiliki jalur baru menuju Bandung tanpa harus sepenuhnya melalui jalur Pantura.

“Jadi mungkin yang dari Bogor atau Bekasi bisa menggunakan Japek 2 untuk menuju Bandung. Masyarakat juga mungkin sekalian ingin mencoba tol baru walaupun masih bersifat fungsional,” ucapnya.

Dhani menegaskan pergeseran arus kendaraan tersebut bukan disebabkan oleh ketimpangan kualitas infrastruktur antara jalur utara dan selatan.

“Bukan berarti ada kesenjangan antara infrastruktur di utara atau selatan,” katanya.

Sebelumnya, data Dinas Perhubungan Jawa Barat menunjukkan, potensi pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran tahun ini sangat besar. Dari total penduduk Jawa Barat yang diproyeksikan mencapai sekitar 50,75 juta orang pada 2025, sekitar 51 persen atau 25,6 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan selama periode Lebaran.

1773032706_ea128ffa-3c9d-4fc7-baef-f7d9720f9403.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Warga Iran Sangat Cerdas? Benarkah Karena Keturunan Persia?
• 8 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Jalani Pemeriksaan Kedua di Bareskrim terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Flash Sale Tiket Mudik KAI 2026 Dibuka Hari ini Pukul 16.30 WIB, Tiket Dijual Mulai Rp150 Ribu!
• 15 jam laludisway.id
thumb
Anggota Komisi III DPR: Kenapa Polisi Suka Tersangkakan Korban?
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 9 Maret 2026
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.