Trump Telepon Putin di Tengah Perang Iran Berkecamuk, Tawarkan Solusi Cepat Akhiri Konflik

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan percakapan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin malam, 9 Maret 2026, membahas sejumlah isu strategis -- termasuk perang Iran yang memicu krisis minyak global.

Penasihat urusan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menggambarkan percakapan kedua pemimpin bersifat "profesional, terbuka, dan konstruktif, yang biasanya terjadi dalam dialog antara pemimpin Rusia dan AS profesional" dan mengatakan bahwa percakapan itu berlangsung sekitar satu jam. 

Baca Juga :
Wilayah Ini Bakal Langsung ‘Lenyap’ Jika Perang Nuklir Iran vs AS-Israel Meletus
Analisa Video Ungkap Rudal Tomahank AS yang Hantam Bangunan Sekolah Iran, Trump Berbohong?

"Donald Trump menelepon Vladimir Vladimirovich Putin untuk membahas sejumlah topik yang sangat penting terkait perkembangan terkini situasi global," kata Yuri Ushakov dilansir TASS, Selasa, 10 Maret 2026.

Ushakov mengatakan Presiden Putin menyerukan kepada Trump "penyelesaian politik dan diplomatik yang cepat" untuk perang AS-Israel melawan Iran, yang telah menjadi sekutu utama Rusia. 

Trump menawarkan penilaiannya tentang situasi yang berkembang, kata Ushakov, "dalam konteks operasi AS-Israel yang sedang berlangsung."

Pemimpin Rusia itu juga memberi Trump "gambaran tentang situasi saat ini di garis kontak di mana pasukan Rusia maju dengan banyak keberhasilan," tambahnya, merujuk pada perang Ukraina -- yang seharusnya mendorong negosiator Kiev untuk bergerak menuju penyelesaian.

Putin "menilai secara positif upaya mediasi yang dilakukan" oleh Trump dalam konflik Ukraina, kata penasihat tersebut. Serangkaian pembicaraan telah diadakan antara pejabat Rusia dan AS serta antara pejabat Rusia, AS, dan Ukraina, tetapi belum ada terobosan dalam upaya mencapai gencatan senjata.

Kedua pemimpin tersebut juga melakukan pertukaran pandangan yang "spesifik dan bermanfaat," dan mereka menyentuh Venezuela "dalam konteks situasi di pasar minyak global," katanya.

Putin mengatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa Rusia telah "berulang kali memperingatkan bahwa upaya untuk menggoyahkan situasi di Timur Tengah pasti akan membahayakan" pasar energi global, menaikkan harga dan membatasi pasokan.  

"Secara umum, percakapan itu cukup bermakna dan tidak diragukan lagi akan memiliki beberapa kepentingan praktis untuk kerja sama kedua negara di masa depan di berbagai bidang politik internasional," kata pejabat itu.

Ini adalah percakapan pertama antara presiden Rusia dan AS dalam lebih dari dua bulan, termasuk panggilan telepon pertama mereka yang dilaporkan secara publik sejak serangan AS-Israel terhadap Iran.

Baca Juga :
Viral Profesor Jiang Xueqin Sebut AS Bakal Kalah Perang Lawan Iran Apa Alasannya?
Kedubes Iran: Serangan ke Pangkalan AS Bukan Permusuhan ke Negara Teluk
Putin Beri Selamat Terpilihnya Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Mudik dan Balik Lebaran 2026
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Warga Binaan Lapas Maros Tadarus 8 Juz per Malam, Khatam Empat Hari Sekali
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Rupiah Nyaris Rp17.000, Menkeu Purbaya: Optimistis, Daya Beli Kita Jaga Mati-Matian
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
[FULL] Peran Yonif Teritorial Pembangunan Difokuskan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Dukung Event Lari di Malang, Raffi Ahmad Sebut Half Marathon Bisa Dongkrak Ekonomi Kreatif
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.