Siasat Pramono Atasi Sampah Longsor di TPST Bantargebang

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan longsor yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Upaya ini dilakukan agar pengelolaan sampah Jakarta tetap berjalan aman sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Seperti diketahui, longsor yang terjadi di zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu (8/3/2026) menewaskan tujuh orang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun langsung melakukan sejumlah langkah mitigasi.

Baca juga: 7 Tewas dan 6 Selamat, Ini Daftar Korban Sampah Longsor TPST Bantargebang

Operasional dialihkan ke Zona 3

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI Jakarta menutup sementara layanan di zona 4A yang terdampak longsor.

Operasional bongkar muatan sampah pun dialihkan ke zona lain di kawasan tersebut.

Pramono memastikan pengiriman sampah dari Jakarta ke TPST Bantargebang juga turut diminimalkan.

“Sebagai langkah mitigasi, layanan di zona 4A ditutup sementara. Pengiriman sampah ke TPST Bantargebang diminimalkan, operasionalnya dialihkan ke zona 3,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Selain memanfaatkan zona 3, Pemprov DKI juga menyiapkan dua zona baru yang bersifat sementara.

Ia mengakui kejadian ini berdampak pada pengiriman sampah dari Jakarta yang selama ini mencapai sekitar 7.400 hingga 8.000 ton per hari.

Maka dari itu, zona baru ini dibuat sebagai solusi sementara sambil menunggu proses penanganan di zona 4A selesai.

“Disiapkan dua titik baru sambil dirapikan,” kata dia.

Baca juga: Bantargebang Disebut Berisiko Tinggi Tanpa Sistem Pengolahan Modern

Dorong pemilahan sampah dari sumber

Selain penyesuaian operasional di Bantargebang, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong pemilahan sampah dari sumbernya agar tidak seluruh sampah warga Jakarta dikirim ke tempat pembuangan akhir tersebut.

“Pasti ada dampaknya. Dan untuk itu kami akan melakukan proses pemilahan di ujung. Dan sekaligus untuk mengatur agar semuanya itu tidak dikirimkan ke Bantargebang,” katanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Pramono, daya tampung Bantargebang saat ini sudah sangat terbatas sehingga perlu ada upaya mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siasat Pramono Atasi Sampah Longsor di TPST Bantargebang
• 9 jam lalukompas.com
thumb
DPP PMII Sebut Kepengurusan DPP KNPI Berakhir Tak Legal Melantik Fadel
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Mercedes-Benz dan Sejumlah Pabrikan Besar Eropa Sekarang Berguru ke Pabrikan China, Dulu Dianggap Cupu Sekarang Jadi Suhu
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Baznas RI evakuasi warga terdampak banjir di Kembangan Jakarta Barat
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Link Baca Manga Jujustu Kaisen Modulo Resmi dan Lengkap Bahasa Indonesia
• 19 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.