Bisnis.com, BANDUNG—Menghadapi tingginya tekanan psikologis dan beban ganda yang dipikul perempuan modern, Madeena Quran resmi meluncurkan Lumee, sebuah experience box yang dirancang sebagai media refleksi spiritual dan penjaga kesehatan mental.
Peluncuran produk inovatif ini dilakukan sebagai jawaban atas fenomena burnout, kecemasan, hingga kelelahan emosional yang sering dialami perempuan namun kerap tidak menemukan ruang aman untuk mengadu.
Founder Madeena Quran, Belinda Ermafini, menjelaskan bahwa nama "Lumee" diambil dari simbol cahaya. Hadirnya produk ini kata dia bertujuan mengubah persepsi masyarakat terhadap Al-Qur'an agar tidak sekadar menjadi bacaan ritual, melainkan panduan hidup (living guidance) yang relevan dengan problematika harian.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Al-Qur’an dapat menjadi sumber ketenangan dan arah hidup yang relevan dengan kehidupan modern," ujar Belinda.
Ide pembuatan Lumee berawal dari keresahan para perempuan di berbagai komunitas yang merasa kesulitan memproses emosi mereka. Belinda mencatat bahwa Al-Qur'an sebenarnya sangat memperhatikan aspek perasaan manusia.
"Dalam Al-Qur'an, kata 'Rasa' disebutkan hingga 42 kali. Kami sering kali gagal memvalidasi perasaan sendiri karena terus berubah-ubah. Jika penanganannya salah, itu menjadi tidak sehat bagi mental," tambahnya.
Baca Juga
- Pemprov Sumbar Dorong Pemerataan Akses Pembiayaan untuk Pelaku UMKM
- PNM Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar Jadi Pemberdaya UMKM saat Ramadan
- PosIND Perkuat Ekspansi Logistik, Kargo Niaga Sasar UMKM Fesyen
Berbeda dengan mushaf konvensional, Lumee menyajikan potongan ayat Al-Qur’an dengan pendekatan yang lebih intim. Setiap ayat dipilih berdasarkan relevansi emosional yang sering dihadapi perempuan dan dilengkapi dengan penjelasan singkat untuk membantu pengguna merenung di tengah kesibukan.
Pembicara utama sekaligus Praktisi Home Schooling Karina Hakman, BCom, MBus, menekankan pentingnya spiritualitas dalam menghadapi isu kesehatan mental seperti overthinking dan stres.
"Ketika merasa suami atau orang tua tidak bisa membantu, Allah SWT menyampaikan agar tawakal kita jangan pada manusia atau diri sendiri, tapi bertawakallah kepada Allah," tegas Karina.
Respon Positif dan Target KebermanfaatanKehadiran Lumee mendapat sambutan hangat, salah satunya dari influencer Bella Attamimi.
Menurutnya, kotak ini mempermudah perempuan menemukan jawaban atas kegelisahan hati tanpa harus bingung mencari referensi ayat secara mandiri.
"Lumee ini kotak yang dicari oleh semua perempuan selama ini. Jawaban dari keresahan hati. Semuanya sudah terangkum di sini," kata Bella.
Menariknya, Madeena Quran tidak mematok keberhasilan produk ini semata-mata dari angka penjualan. Belinda menegaskan bahwa target utama perusahaan adalah doa dan jangkauan manfaat.
"Kami tidak menyebutnya target penjualan, melainkan target doa. Doa kami adalah agar kuantitas yang tersebar dapat dirasakan manfaatnya oleh sebanyak-banyaknya orang," ungkap Belinda.
Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental, Lumee hadir sebagai jembatan antara kebutuhan psikologis dan kekuatan spiritual, mengingatkan bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia, ketenangan selalu bisa ditemukan kembali melalui ayat-ayat Tuhan.
Selain itu, ia juga memastikan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi produk-produknya. Sehingga, ia berharap ekosistem ini menjadi jembatan bagi pengusaha muda memulai langkahnya.





