Jakarta: Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi telah menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi para jemaah umrah yang mengalami penundaan kepulangan akibat meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah berimbas pada pembatalan sejumlah penerbangan.
Baca Juga :
Kemenhaj Kawal Pemulangan Jemaah Umrah yang Tertahan di Arab SaudiKhusus bagi jemaah umrah, KBRI juga menyiagakan tim pemantauan yang bekerja 24 jam di dua bandara utama yang menjadi pintu masuk jemaah Indonesia di Arab Saudi, yakni Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, dan Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah.
Baca Juga :
Travel Umrah Malang Pastikan Makkah-Madinah Aman di Tengah Isu Perang




