Grid.ID - Suasana duka masih menyelimuti keluarga Vidi Aldiano. Beberapa pelayat tampak berdatangan silih berganti, sebagian membawa bunga, sebagian lagi hanya datang untuk memanjatkan doa di depan makam sang penyanyi.
Tepat pukul 12.04 WIB, kedua orang tua Vidi Aldiano tiba di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan bersama kerabat. Dari kejauhan, rombongan keluarga terlihat berjalan perlahan menuju pusara. Wajah-wajah mereka tampak menyimpan kesedihan yang mendalam, terlebih bagi kedua orang tua yang baru saja kehilangan putra tercinta.
Saat tiba di depan makam, sang ibunda tak kuasa menahan perasaan. Ia langsung duduk di dekat pusara, menundukkan kepala, lalu mengangkat kedua tangan untuk memanjatkan doa.
Isak tangis sang ibu terdengar jelas di sekitar area makam. Air mata terus mengalir saat ia melangitkan doa untuk anak yang begitu dicintainya. Beberapa kerabat yang berada di sampingnya berusaha menenangkan dengan mengusap punggungnya dan turut membacakan doa bersama.
Sang ayah pun, Harry Kiss ikut melayangkan doa untuk sang putra. Dengan raut wajah yang menahan duka, ia sesekali menatap nisan bertuliskan nama anaknya.
Tangannya sesekali menyentuh tanah makam, sementara tatapannya tertuju pada nisan yang berdiri di hadapannya. Kerinduan seorang ibu kepada anaknya begitu terasa dalam momen tersebut.
Setelah berdoa di depan makam sang anak, ibunda Vidi pun langsung meninggalkan pemakaman.
"Assalamualaikum," ujar Besbarini, ibunda Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Selasa (10/3/2026).
Kepergian Vidi Aldiano memang meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Sosoknya dikenal sebagai penyanyi berbakat dengan kepribadian hangat yang telah menghiasi industri musik Indonesia selama bertahun-tahun.
Sementara itu, Vidi Aldiano meninggal pada Sabtu (7/3/2026). Vidi menghembuskan nafas terakhir usai berjuang melawan kanker ginjal sejak tahun 2019. (*)
Artikel Asli




