Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Jakarta Pusat Rabu 11 Maret

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Puasa Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta Pusat memasuki hari ke-20 pada Rabu (11/3/2026).

Umat Muslim diharapkan tetap menjaga kesehatan dan kekhusyukan dalam menjalankan berbagai ibadah hingga akhir bulan suci Ramadhan.

Setiap daerah, termasuk Jakarta Pusat, memiliki jadwal imsakiyah dan waktu shalat yang menjadi pedoman agar ibadah puasa berlangsung tepat waktu.

Baca juga: Sidak Takjil di Jalan Panjang Jakbar, Petugas Temukan Jajanan Pakai Pewarna Tekstil

Informasi jadwal ini merujuk pada data resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Berikut jadwal imsakiyah dan waktu shalat di Jakarta pada 21 Ramadhan 1447 H atau Rabu (11/3/2026):

  • Imsak: 04:33
  • Subuh: 04:43
  • Terbit: 05:55
  • Duha: 06:22
  • Zuhur: 12:06
  • Ashar: 15:10
  • Magrib: 18:11
  • Isya: 19:19

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Baca juga: Dari Stan Takjil, Siswa SLB Bekasi Belajar Mandiri dan Hapus Stigma

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Brian Yuliarto: Kampus Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Maju 2045
• 15 jam laludisway.id
thumb
Lebih Afdol Zakat Fitrah Menggunakan Beras atau Uang? Begini Penjelasan Ulama
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Senator AS Ancam Saudi Jika tak Mau Ikut Menyerang Iran
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya di Jakarta Pusat Setelah Gagal Melakukan Penyehatan Keuangan
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Peringatan Nuzulul Quran, Prabowo: Kita Harus Hilangkan Korupsi, Itu Ajaran Agama dan Sejarah
• 36 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.