Perjuangan Prilly Latuconsina Buat Danur Terakhir, 4 Jam Didempul Prostetik Setiap Hari

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Aktris Prilly Latuconsina rela menghabiskan empat jam setiap hari untuk proses makeup prostetik demi memerankan Risa Saraswati di film Danur: The Last Chapter, yang akan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026, tepat saat musim libur Lebaran.

Film produksi MD Pictures ini menandai babak penutup perjalanan panjang Prilly selama satu dekade di semesta film Danur. Dan untuk menutupnya, ia tampil all out. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Ketika Teror dan Tawa Menjadi Satu di Film Horor Komedi Tiba-Tiba Setan
Cinema XXI Cetak Laba Bersih Rp 776,2 Miliar di Tahun 2025

Demi menghidupkan karakter Risa di film terakhir ini, Prilly harus menjalani proses makeup efek prostetik yang menempel di hampir seluruh tubuhnya, mulai dari wajah, leher, tangan, hingga kaki.

"Sekitar tiga sampai empat jam. Karena prostetiknya ditempel satu per satu di muka, leher, tangan sampai kaki. Ternyata pakai makeup efek itu tidak semudah yang dibayangkan," ungkap Prilly Latuconsina saat gala premier Danur: The Last Chapter di IMAX Agora Mall, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Meski melelahkan, Prilly tidak menyesal. Justru sebaliknya — ia optimistis bahwa Danur: The Last Chapter akan meninggalkan kesan berbeda di benak penonton.

"Aku bisa bilang mungkin ini Danur yang terbaik, dan semoga bisa diterima dengan baik oleh penonton," kata Prilly.

Perjalanan Prilly bersama Danur dimulai ketika ia baru berusia 19 tahun. Kini, satu dekade kemudian, ia berdiri di garis finish dengan perasaan yang campur aduk.

"Rasanya mengharukan sekali, karena tidak terasa sudah 10 tahun perjalanan Danur. Dari aku umur 19 tahun mulai syuting film ini," jelas Prilly.

Bagi Prilly, Danur bukan sekadar deretan judul film di daftar filmografinya. Seri horor ini menjadi titik awal yang membentuk kariernya di layar lebar, khususnya di genre horor.

"Danur bukan cuma sekadar film, tapi juga awal perjalanan karier aku di film horor. Jadi ketika sekarang sudah sampai di penghujung cerita, rasanya sangat mengharukan," katanya.

Komitmen Prilly terhadap karakter Risa Saraswati bahkan ia buktikan dengan menolak seluruh tawaran film horor lain selama 10 tahun terakhir. Keputusan itu ia ambil secara sadar, demi menjaga konsistensi dan menghormati perjalanan karakter yang ia emban.

Baca Juga :
Danur Menutup Satu Dekade di Momen Lebaran, Prilly Latuconsina Tulis Surat Haru untuk Peter cs
Bali International Film Festival Tembus Kancah Global, Jadi Jembatan Menuju Oscar
Kisah Sepatu yang Bikin Jutaan Orang Menangis di 1997 Kini Hadir di Bioskop Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang Semakin Membara! Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Blusukan ke Pabrik PT Garam. Zulhas Yakin RI Swasembada Garam 2027
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perusahaan Teknologi Finansial Andalkan AI Melawan ”Deepfake”
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Payas Dirga dan Tenun Loloan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Lapangan Padel di Senayan Dikeluhkan Warga, Bising hingga Tengah Malam
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.