BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Serahkan JKK Meninggal Rp272 Juta dan Beasiswa Rp158 Juta

realita.co
4 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA (Realita) - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal dan beasiswa kepada ahli waris almarhum Edy Suratno di Jalan Tambak Wedi Baru 7/16, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (10/3/2026) siang.

Penyerahan santunan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo bersama Kepala Kantor Cabang Surabaya Darmo dan Juanda turut mendampingi.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Madiun Gelar Sharing Session Bersama Agen Perisai

Almarhum Edy Suratno meninggal karena terjebak di gondola pembersih kaca gedung saat hujan dan angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu. Ia bersama rekannya bernama Ribut Budiyanto berada di gondola, terombang-ambing di atas ketinggian gedung. 

Akibat kejadian itu, Edy Suratno dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Ribut Budiyanto mengalami luka-luka. Mendengar kabar kejadian ini, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan ikut prihatin dan belasungkawa kepada keluarga almarhum. 

“Hari ini kami memberikan santunan yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jadi yang pertama santunan Kecelakaan Kerja, yang kedua adalah beasiswa untuk dua orang anak almarhum yang masih sekolah, karena dalam BPJS Ketenagakerjaan ini ada beasiswa sampai kuliah,” kata Eri Cahyadi

Eri menjelaskan, santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada istri almarhum, Eka Andriyani, senilai Rp272 juta dalam bentuk tabungan dan beasiswa untuk kedua anak almarhum senilai maksimal Rp158 juta. Tidak hanya itu, kata Eri, Pemerintah Kota Surabaya juga akan memberikan pendampingan untuk keluarga almarhum. 

“Kami akan ada pendampingan terhadap keluarga, khususnya untuk putra almarhum yang nantinya akan didampingi oleh teman-teman dari DP3APPKB dan Dinsos sehingga bisa mendapatkan pendidikan yang layak, bisa lebih fokus, dan menjadi kebanggaan keluarganya,” ucap Eri.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Madiun Employee Volunteering di Yayasan Yatim Piatu

Eri Cahyadi juga berpesan kepada warga Surabaya agar berhati-hati ketika bekerja, terlebih ketika dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini. Dirinya mengimbau agar menggunakan alat keselamatan kerja yang sesuai standar. 

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo mengatakan, santunan yang diberikan kepada keluarga korban bentuknya uang santunan dan beasiswa. “Jadi selain santunan yang langsung bisa digunakan untuk kebutuhan ekonominya, ada juga beasiswa yang sifatnya bertahap. Supaya tetap bisa melanjutkan pendidikan sampai dengan kuliah,” kata Hadi. 

Berkaca dari kejadian tersebut, Hadi mengimbau kepada warga Surabaya, terutama pemberi kerja yang belum mendaftarkan karyawannya ke dalam BPJS Ketenagakerjaan agar segera mendaftarkan  sebagai peserta. BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim dan Pemkot Surabaya ingin memastikan bahwa pekerja di Kota Surabaya seluruhnya aman dan terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Muhammad Zulkarnaen, menambahkan, almarhum Edy Suratno adalah peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terdaftar melalui program jasa konstruksi di BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan PCNU Kabupaten Pasuruan Siap Lindungi Nahdliyin

"Sehingga, saat terjadi kecelakaan kerja, Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo segera menyampaikan manfaat dengan tidak membutuhkan waktu yang lama setelah berkas lengkap dan sesuai," pungkas Zulkarnaen. gan

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LBH Jakarta Nilai UU APBN 2026 Tak Sesuai Amanat UUD NRI 1945: MBG Bukan Bagian Pendidikan
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Telur dan Cabai Naik Jelang Lebaran
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Trump Pertimbangkan Cabut Sanksi Minyak Sejumlah Negara untuk Stabilkan Harga
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
IHSG Sesi 1 Menguat 0,71 Persen ke 7.389,516, Bursa Asia Kompak Hijau
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Puan Maharani Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Ekonomi Indonesia dan Nasib APBN 2026
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.