Wamenhaj Ungkap Skenario Haji di Tengah Konflik Timteng: Keselamatan yang Utama

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar, menyebut pihaknya tengah mempersiapkan beragam skenario keberangkatan jemaah haji Indonesia di tengah perang yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel.

Dipersiapkannya skenario ini sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan keselamatan jemaah.

"Jadi petunjuk Presiden, siapkan berbagai skenario. Orientasi utamanya adalah memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan haji nanti bulan April," kata Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/2).

Dia memaparkan sejumlah skenario yang disiapkan pihaknya. Pertama, skenario terkait rute penerbangan yang aman.

"Keamanan penerbangannya, maka kita siapkan rute penerbangannya berubah misalnya. Kan ada, ada rute yang berbeda, misalnya lewat jalur selatan, kemudian ada lewat Afrika," ucap dia.

Kemudian, Dahnil melanjutkan, ada juga skenario penundaan keberangkatan jemaah jika konflik semakin tereskalasi.

"Nah kemudian skenarionya ya seperti COVID misalnya yang lalu, kalau kemudian membahayakan jemaah misalnya dan membahayakan keselamatan, maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul," jelas dia.

Adapun sesuai jadwal, keberangkatan pertama jemaah haji asal Indonesia diagendakan pada pertengahan April 2026. Tahun ini total 221.000 jemaah haji Indonesia akan berangkat ke tanah suci untuk beribadah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka Suap, KPK Sita Uang Ratusan Juta saat OTT
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Waka MPR Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi Ketahanan Energi Sejajar Ketahanan Nasional
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara, Dalami Soal Ini
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Bersih-bersih Rumah Paling Ideal agar Efektif dan Nggak Capek
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Krakatau Steel (KRAS) Masuk Fase "Reborn" Incar Pendapatan Rp26,98 Triliun pada 2026
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.