Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Komisi XI dijadwalkan gelar uji kepatutan besok guna menetapkan lima nama terpilih.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi memulai proses seleksi ketat terhadap 10 calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyusul diterimanya Surat Presiden (Surpres) nomor R09 tertanggal 9 Maret 2026 yang berisi daftar kandidat potensial untuk mengisi posisi strategis di lembaga pengawas sektor keuangan tersebut.
Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, mengonfirmasi bahwa seluruh kandidat akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pada Rabu 11 Maret 2026.
Proses ini bertujuan untuk menyaring lima nama terbaik yang akan menjabat selama lima tahun ke depan.
"Ada sepuluh nama yang diajukan kepada kami sesuai dengan surat presiden yang diterima pimpinan DPR," ujar Misbakhun kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan final akan langsung dilakukan oleh Komisi XI pada hari yang sama setelah rangkaian ujian selesai.
Adapun posisi krusial yang diperebutkan meliputi jabatan Ketua, Wakil Ketua, hingga sejumlah Kepala Eksekutif yang membidangi pengawasan pasar modal, bursa karbon, aset kripto, hingga pelindungan konsumen.
Mekanisme Pengesahan
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan bahwa pembahasan teknis telah didelegasikan sepenuhnya kepada Komisi XI. Setelah proses di tingkat komisi rampung, hasilnya akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk mendapatkan legitimasi hukum.
"Persetujuan fraksi-fraksi atas laporan Komisi XI terkait hasil uji kelayakan ini akan dijadwalkan dalam Rapat Paripurna pada Kamis, 12 Maret 2026," jelas Puan saat memimpin jalannya koordinasi antar-fraksi.
Profil Kandidat
Daftar calon yang diajukan mencakup kombinasi antara petahana, pejabat bank sentral, hingga profesional dari lembaga penjamin simpanan.
Beberapa nama yang menonjol di antaranya adalah Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi yang saat ini menjabat di OJK, serta Dicky Kartikoyono dan Anton Daryono dari Bank Indonesia.
Berikut 10 calon yang akan mengikuti seleksi:
- Friderica Widyasari Dewi (OJK)
- Agus Sugiarto (Danantara Asset Management)
- Hernawan Bekti Sasongko (Badan Supervisi OJK)
- Ary Zulfikar (LPS)
- Hasan Fawzi (OJK)
- Darmansyah (OJK)
- Dicky Kartikoyono (Bank Indonesia)
- Danu Febrianto (LPS)
- Adi Budiarso (Kementerian Keuangan)
- Anton Daryono (Bank Indonesia)
Seleksi ini dipandang krusial bagi stabilitas ekonomi nasional, mengingat OJK memegang peranan vital dalam mengawasi dinamika pasar keuangan Indonesia yang kian kompleks, terutama di sektor aset digital dan ekonomi hijau.
Editor: Redaksi TVRINews





