Puan Maharani Sampaikan Duka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dan Serukan Upaya Diplomasi Internasional

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang disebut gugur dalam serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada 28 Februari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan dalam pidatonya pada Rapat Paripurna ke-15 Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.

"Atas nama pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya yang mulia Ayatullah Ali Khamenei, pimpinan tertinggi Republik Islam Iran, yang gugur dalam serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada tanggal 28 Februari 2026," ujar Puan.

Puan juga menyampaikan bahwa DPR RI turut menyampaikan simpati kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi masa sulit akibat peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara yang menjunjung prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial memiliki kepedulian terhadap situasi kemanusiaan yang terjadi akibat konflik tersebut.

DPR RI Dorong Upaya Diplomasi Internasional

Puan mengatakan DPR RI mendukung berbagai upaya diplomasi guna mencegah konflik yang lebih luas di kawasan dan menjaga stabilitas global.

"DPR RI mendukung setiap upaya dan inisiatif diplomasi, baik yang dilakukan secara bilateral, regional maupun multilateral, untuk mendorong seluruh pihak dapat menahan diri dan menghindari eskalasi konflik yang lebih luas, mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta menyelesaikan sengketa secara damai," katanya.

Ia menambahkan bahwa peran lembaga internasional sangat penting dalam memastikan konflik internasional tidak berkembang menjadi krisis yang lebih besar.

DPR RI Desak PBB Tegakkan Hukum Internasional

Dalam pidatonya, Puan juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional.

"DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil peran serta bertindak dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta komitmen bersama menjaga perdamaian dan stabilitas global," ujarnya.

Puan menekankan bahwa Indonesia harus terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dalam merespons dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Ia juga menyoroti meningkatnya konflik geopolitik di dunia yang kerap diselesaikan melalui kekuatan militer sehingga memperbesar risiko eskalasi konflik antarnegara.

"Situasi ini menegaskan kembali pentingnya penguatan hukum internasional, peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian, keadilan, stabilitas dunia, serta hak negara dalam mempertahankan kedaulatannya," pungkas Puan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Yaqut
• 38 menit lalurealita.co
thumb
PAM Jaya Akan Pasang Teknologi Pengubah Udara Jadi Air Minum di Sudirman–Thamrin
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Media Iran Klaim PM Israel Benjamin Netanyahu Tewas
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tebing di Jepara Longsor, Akses 2 Desa Terputus
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.