Iran Tangkap Puluhan Terduga Mata-Mata Israel dan Amerika Serikat (AS)

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran menangkap puluhan orang, termasuk seorang warga negara asing, atas dugaan melakukan aktivitas mata-mata bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini menyusul perang antara Tehera, Tel Aviv dan Washington.

Kementerian Intelijen Iran menyatakan warga asing tersebut dituduh melakukan kegiatan spionase untuk kepentingan Amerika Serikat dan Israel serta bertindak sebagai perantara bagi dua negara Teluk.

Baca Juga: Masih Diam Seribu Bahasa, Pemimpin Baru Iran Dikabarkan Jadi Korban Serangan Israel-Amerika Serikat

Namun pihak berwenang tidak mengungkapkan identitas maupun kewarganegaraan orang yang ditangkap tersebut.

Media Iran melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir aparat keamanan telah menangkap sekitar tiga puluh orang yang diduga terlibat dalam jaringan intelijen asing. Menurut kementerian, mereka terdiri dari mata-mata, tentara bayaran internal dan agen operasional yang bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat dan Israel.

Adapun Kepala Kepolisian Iran Ahmadreza Radan mengatakan pihaknya juga menahan delapan puluh satu orang lainnya. Mereka dituduh membagikan informasi internal kepada media asing yang dianggap bermusuhan serta kepada pihak yang disebut sebagai musuh negara.

Diketahui, Islamic Revolutionary Guard Corps sering menangkap warga asing maupun warga negara ganda dengan tuduhan spionase dan pelanggaran keamanan nasional. Namun sejumlah kelompok hak asasi manusia menuduh pemerintah setempat kerap menggunakan penangkapan tersebut sebagai alat tekanan politik terhadap negara lain.

Teheran sendiri membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa setiap penangkapan dilakukan berdasarkan pelanggaran hukum keamanan nasional.

Baca Juga: Amerika Serikat: Serangan Iran Kian Lemah, Di Bawah Ekspektasi

Adapun penangkapan tersebut terjadi di tengah perang yang dipicu oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Teheran membalas hal tersebut dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah negara yang menjadi sekutu dari Amerika Serikat di Timur Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu AS Marco Rubio Mengecam Iran “Menyandera Dunia”
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Serahkan JKK Meninggal Rp272 Juta dan Beasiswa Rp158 Juta
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Mudik Lebaran, 20 pos kesehatan siaga di jalur tol dan Pantura Cirebon
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Bahlil: Stok BBM Nasional Aman, Masyarakat Tak Perlu Panik
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tok! Iran Menang Perang Lawan AS-Israel di Timur Tengah, Ini Buktinya
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.