Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) David Benavidez naik ke kelas penjelajah (90,7 kg) menghadapi pemegang sabuk World Boxing Association (WBA) dan World Boxing Organization (WBO) Gilberto "Zurdo" Ramirez.
"Kedua petinju asal Meksiko bertubuh tinggi itu akan naik ring pada 2 Mei mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas, tepat di tengah perayaan tradisional Meksiko Cinco de Mayo," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Benavidez yang pernah menjadi juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) WBC akan menantang sang juara membawa rekor tak terkalahkan dengan 31 kemenangan, termasuk 25 knockout (KO).
Baca juga: Juara WBC Benavidez ingin naik ke kelas penjelajah hadapi Ramirez
Sedangkan, rekor Zurdo adalah 48 kemenangan (30 KO) dan satu kekalahan. Zurdo pernah menjadi juara kelas super menengah WBO.
WBC menjelaskan bahwa batas berat kelas berat ringan adalah 175 pon, sedangkan kelas penjelajah mencapai 200 pon. Beberapa pengamat bahkan menyerukan dibuatnya divisi baru di tengah-tengahnya, sering disebut bruiserweight, untuk menjembatani selisih berat yang cukup besar yaitu 25 pon.
Benavidez mengaku sempat memikirkan ide divisi baru seperti itu, namun secara jujur ia mengatakan tidak mengalami kesulitan menaikkan berat badan ke batas baru ini.
"The Mexican Monster" biasanya bertarung dua kali setahun, sehingga dia yakin tidak akan kesulitan kembali menurunkan berat badan untuk mempertahankan statusnya sebagai juara WBC kelas berat ringan.
Baca juga: Ramirez hadapi Benavidez untuk pertahanan juara dunia WBA ketiga kali
Meski demikian, Benavidez tetap merasa bahwa divisi tambahan memang diperlukan untuk menutup celah tersebut.
Dari segi ukuran tubuh, kedua petinju cukup seimbang. Zurdo memiliki tinggi 6 kaki 2,5 inci, sementara Benavidez hanya setengah inci lebih pendek. Jangkauan pukulan Zurdo 75 inci, sedangkan Benavidez hanya terpaut setengah inci lebih pendek. Sementara dari sisi usia, Zurdo berusia 34 tahun, lima tahun lebih tua dari Benavidez.
Untuk menandai momen pertarungan yang sangat bernuansa Meksiko ini, WBC membuat sabuk peringatan khusus yang akan diangkat oleh pemenang. Sabuk tersebut dinamakan Tollan Tlatequi Belt.
Baca juga: Juara dunia Oleksandr Usyk jalani tiga laga lagi sebelum pensiun
"Kedua petinju asal Meksiko bertubuh tinggi itu akan naik ring pada 2 Mei mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas, tepat di tengah perayaan tradisional Meksiko Cinco de Mayo," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Benavidez yang pernah menjadi juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) WBC akan menantang sang juara membawa rekor tak terkalahkan dengan 31 kemenangan, termasuk 25 knockout (KO).
Baca juga: Juara WBC Benavidez ingin naik ke kelas penjelajah hadapi Ramirez
Sedangkan, rekor Zurdo adalah 48 kemenangan (30 KO) dan satu kekalahan. Zurdo pernah menjadi juara kelas super menengah WBO.
WBC menjelaskan bahwa batas berat kelas berat ringan adalah 175 pon, sedangkan kelas penjelajah mencapai 200 pon. Beberapa pengamat bahkan menyerukan dibuatnya divisi baru di tengah-tengahnya, sering disebut bruiserweight, untuk menjembatani selisih berat yang cukup besar yaitu 25 pon.
Benavidez mengaku sempat memikirkan ide divisi baru seperti itu, namun secara jujur ia mengatakan tidak mengalami kesulitan menaikkan berat badan ke batas baru ini.
"The Mexican Monster" biasanya bertarung dua kali setahun, sehingga dia yakin tidak akan kesulitan kembali menurunkan berat badan untuk mempertahankan statusnya sebagai juara WBC kelas berat ringan.
Baca juga: Ramirez hadapi Benavidez untuk pertahanan juara dunia WBA ketiga kali
Meski demikian, Benavidez tetap merasa bahwa divisi tambahan memang diperlukan untuk menutup celah tersebut.
Dari segi ukuran tubuh, kedua petinju cukup seimbang. Zurdo memiliki tinggi 6 kaki 2,5 inci, sementara Benavidez hanya setengah inci lebih pendek. Jangkauan pukulan Zurdo 75 inci, sedangkan Benavidez hanya terpaut setengah inci lebih pendek. Sementara dari sisi usia, Zurdo berusia 34 tahun, lima tahun lebih tua dari Benavidez.
Untuk menandai momen pertarungan yang sangat bernuansa Meksiko ini, WBC membuat sabuk peringatan khusus yang akan diangkat oleh pemenang. Sabuk tersebut dinamakan Tollan Tlatequi Belt.
Baca juga: Juara dunia Oleksandr Usyk jalani tiga laga lagi sebelum pensiun





